Mutasi Polri: Kapolda Aceh hingga Papua Barat Daya Diganti

Mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 26 Juni 2026, 10:52 WIB
Gedung Mabes Polri. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah perwira menengah hingga tinggi. Dalam mutasi terbaru, jabatan Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya resmi berganti sebagai bagian dari rotasi terhadap 1.121 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.

Dalam mutasi tersebut, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan ditunjuk sebagai Kapolda Aceh. Sementara jabatan Kapolda Papua Barat Daya kini diemban Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru. Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.

"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," kata Trunoyudo kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Secara keseluruhan, Polri melakukan rotasi, mutasi, dan promosi terhadap 1.121 personel melalui tujuh Surat Telegram Kapolri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 748 personel mendapat promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat).

Selain dua Kapolda, mutasi juga mencakup pergantian tiga Wakapolda, yakni Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

190 Kapolres Diganti

Pada tingkat kewilayahan, Polri mempromosikan 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes. Selain itu, dibentuk satu Polresta baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

"Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis," ujar Trunoyudo.

Mutasi kali ini juga memberikan promosi kepada 45 polisi wanita (Polwan), termasuk 17 personel yang dipercaya menjabat Kapolres setingkat IIIA2.

Menurut Trunoyudo, seluruh mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," katanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya