Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa dikaitkan dengan negara tertentu seperti Rusia. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.
Lalu apa saja hoaks terkait Rusia? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Tidak Benar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Tewas dalam Serangan Rusia
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tewas dalam serangan udara Rusia. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 21 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"🚨🚨🚨Rumor beredar:
Zelensky tewas!💥💥DALAM SERANGAN UDARA RUSIA…
Menurut laporan, serangan udara Rusia menargetkan posisi aman di Ukraina, menewaskan Presiden Volodymyr Zelensky. Media Ukraina dilaporkan meliput insiden tersebut."
Lalu benarkah klaim Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tewas dalam serangan udara Rusia? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Presiden Rusia Vladimir Putin Sebut Pakistan Negara Teroris
Di tengah meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan, beredar video yang diklaim Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Pakistan sebagai negara teroris beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Instagram pada 17 Mei 2025.
Dalam video tersebut, tampak Vladimir Putin sedang berbicara di depan kamera. Dia mengenakan setelan jas berwarna biru tua. Dalam video, Putin diklaim menyebut bahwa Pakistan sebagai negara teroris.
"Pakistan is terrorist country and my friend Indian president Narendra Modi is strong enough to handle them. I am always with the people of India," kata Putin dalam video.
Benarkan dalam video itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut bahwa Pakistan merupakan negara teroris? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Ini Video Buatan Korban Perang Rusia Ukraina
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video buatan korban perang Rusia Ukraina. Informasi tersebut beredar lewat Facebook, pada 28 Februari 2022.
Klaim video buatan korban perang Rusia Ukraina yang diunggah menampilkan sejumlah orang salah satunya terlihat mengeluarkan cairan berwarna merah pada mulutnya, cairan tersebut juga ada pada bajunya.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Jgn msh prcaya dg media yg memberitakan perang Rus-Ukr. Korban sipil hanya settingan, utk menggiring dunia membenci Rus.Sama sprti model peristiwa w u h a n. Teknologi semakin canggih. Namanya CGI"
Benarkah klaim video buatan korban perang Rusia Ukraina? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.