Liputan6.com, Jakarta - Pantai Gading memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Curacao pada matchday ketiga Grup E. Bermain di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB, wakil Afrika tersebut menang dengan skor 2-0.
Nicolas Pepe menjadi aktor utama kemenangan Pantai Gading dalam pertandingan ini. Penyerang sayap Villarreal itu mencetak dua gol yang masing-masing hadir pada menit ketujuh dan menit ke-64 untuk mengunci tiga poin.
Advertisement
Hasil laga Curacao vs Pantai Gading juga dipengaruhi pertandingan lain di Grup E. Pada waktu yang sama, Ekuador berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-1 sehingga persaingan posisi akhir grup semakin menentukan.
Tambahan tiga poin membuat Pantai Gading mengoleksi enam poin dan finis di posisi kedua Grup E. Keberhasilan tersebut membawa Les Elephants lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Nicolas Pepe Jadi Pembeda
Pantai Gading langsung menunjukkan ambisi besar sejak menit awal pertandingan. Tekanan tinggi yang mereka berikan menghasilkan gol cepat Nicolas Pepe pada menit ketujuh dan membuat Curacao harus mengejar ketertinggalan.
Pepe kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman ketika mencetak gol kedua pada menit ke-64. Dua gol tersebut memastikan Pantai Gading mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Pantai Gading sebelumnya belum pernah memenangkan dua pertandingan dalam satu edisi Piala Dunia. Namun, penampilan impresif Pepe membantu mereka menyingkirkan Curacao yang berada 49 peringkat di bawah mereka dalam ranking FIFA.
Pada usia 31 tahun 27 hari, Pepe mencatat sejarah sebagai pemain Afrika tertua kedua yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia hanya kalah dari Roger Milla yang mencetak dua brace saat berusia 38 tahun pada Piala Dunia 1990.
Catatan Istimewa Yan Diomande
Gol pertama Pepe tidak lepas dari kontribusi pemain muda Pantai Gading, Diomande. Assist tersebut membuat penyerang RB Leipzig itu menjadi remaja (di bawah 20 tahun) Afrika pertama yang memberikan assist di Piala Dunia sejak Rigobert Song dan Marc Vivien Foe melakukannya untuk Kamerun pada 1994.
Diomande juga mencatat statistik spesial sepanjang turnamen. Ia menjadi satu-satunya pemain abad ini yang mampu menciptakan lebih dari 10 peluang dan menyelesaikan lebih dari 10 dribel dalam tiga penampilan pertamanya di Piala Dunia.
Sementara itu, Curacao kesulitan memberikan ancaman berarti ke pertahanan Pantai Gading. Mereka hanya mampu menghasilkan total expected goals (xG) sebesar 0,47 dari 11 tembakan dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang Fofana.
Sebaliknya, Pantai Gading tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Mereka mencatat expected goals (xG) sebesar 1,3 dari tujuh percobaan dan berhasil mengubah dominasi tersebut menjadi dua gol kemenangan.
Sumber: FotMob