Liputan6.com, Timika: Kepolisian Daerah Papua kembali mengirim satu satuan setingkat kompi (SSK) pasukan Birgade Mobil ke Timika, Kamis (10/6). Mereka langsung bergabung dengan dua SSK Brimob dan satu SSK pasukan Detasemen Kavaleri Tiga Timika yang telah lebih dulu berada di sana. Mereka disiagakan untuk mengantisipasi meluasnya pertikaian antara warga Kampung Bawah dan Kampung Atas di wilayah Kwamki Lama, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Hingga kemarin, pertikaian belum mereda meskipun aparat Kwamki Lama telah mengajak damai.
Pertikaian antara dua kelompok warga desa Kwamki Lama ini sudah berlangsung selama enam hari. Empat orang warga dari kedua kelompok tewas dalam insiden ini. Sementara korban luka-luka mencapai 129 orang, lima orang di antaranya masih menjalani rawat inap di rumah Sakit Mitra Masyarakat. Pertikaian ini dipicu oleh persoalan antara anak dan kemanakan [baca: Bentrokan Antarkampung di Mimika Pecah Lagi]. Oktober tahun silam, pertikaian antarsuku juga pernah terjadi saat menyikapi pro-kontra pemekaran wilayah ketika Timika akan dijadikan provinsi Irian Jaya Tengah. Dalam peristiwa itu, enam orang tewas.(DEN/Ruba`i Kadir)
Pertikaian antara dua kelompok warga desa Kwamki Lama ini sudah berlangsung selama enam hari. Empat orang warga dari kedua kelompok tewas dalam insiden ini. Sementara korban luka-luka mencapai 129 orang, lima orang di antaranya masih menjalani rawat inap di rumah Sakit Mitra Masyarakat. Pertikaian ini dipicu oleh persoalan antara anak dan kemanakan [baca: Bentrokan Antarkampung di Mimika Pecah Lagi]. Oktober tahun silam, pertikaian antarsuku juga pernah terjadi saat menyikapi pro-kontra pemekaran wilayah ketika Timika akan dijadikan provinsi Irian Jaya Tengah. Dalam peristiwa itu, enam orang tewas.(DEN/Ruba`i Kadir)