Kroasia vs Ghana: Beban Mental yang Tak Sama

Kroasia vs Ghana menjadi laga penentu Grup L Piala Dunia 2026. Kedua tim memburu tiket ke fase gugur dalam duel hidup-mati.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 Juni 2026, 01:06 WIB
Kiper Kroasia #01 Dominik Livakovic melakukan penyelamatan terhadap gelandang Panama #14 Carlos Harvey selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama dan Kroasia di Stadion Toronto di Toronto pada 24 Juni 2026. (Cole Burston/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kroasia vs Ghana akan menjadi pertandingan krusial pada matchday terakhir Grup L Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB, bakal menentukan nasib kedua tim menuju babak 32 besar.

Jarak kedua tim di klasemen hanya satu peringkat dan satu poin. Situasi tersebut membuat pertandingan ini memiliki nilai yang sangat besar bagi peluang lolos ke fase gugur.

Beban mentalnya tidak sama. Kroasia datang dengan tekanan lebih berat karena hanya kemenangan yang dapat memastikan langkah mereka berlanjut. Di sisi lain, Ghana cukup menghindari kekalahan untuk mengamankan tempat di babak berikutnya.


Kroasia Wajib Menang untuk Lolos

Gelandang Kroasia bernomor punggung 10, Luka Modric, dan gelandang Panama bernomor punggung 11, Edgar Yoel Barcenas, berebut bola di samping penyerang Kroasia bernomor punggung 11, Ante Budimir, selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama dan Kroasia di Stadion Toronto, Toronto, pada 24 Juni 2026. (Cole Burston/AFP)

Kemenangan 1-0 atas Panama pada laga sebelumnya memberi napas baru bagi Kroasia. Gol tunggal Ante Budimir memastikan tim asuhan Zlatko Dalic tetap memegang kendali atas peluang mereka sendiri.

Hasil itu juga menjadi momen spesial bagi Luka Modric yang mencatat penampilan ke-200 bersama tim nasional. Gelandang veteran tersebut merayakan pencapaian bersejarahnya dengan tambahan tiga poin penting.

Meski berhasil mengalahkan Panama, performa Kroasia belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka bahkan melepaskan lebih sedikit tembakan dibanding lawannya sebelum akhirnya menemukan gol kemenangan.

Kroasia juga belum mampu meraih dua kemenangan beruntun sepanjang 2026. Namun, catatan nirbobol saat menghadapi Panama menjadi modal berharga menjelang laga penentuan ini.

Jika menang dalam laga Kroasia vs Ghana, finalis Piala Dunia 2018 itu minimal akan finis sebagai runner-up grup. Peluang menjadi juara grup bahkan masih terbuka apabila Inggris gagal mengalahkan Panama.


Ghana Cukup Bermain Aman

Bek Inggris bernomor punggung 24, Reece James (kiri), berebut bola dengan penyerang Ghana bernomor punggung 11, Antoine Semenyo, selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Stadion Boston di Foxborough pada 23 Juni 2026. (FRANCK FIFE AFP)

Ghana memasuki pertandingan dengan posisi yang lebih menguntungkan. Hasil imbang 0-0 melawan Inggris membuat mereka tetap berada di jalur menuju fase gugur.

Dalam laga tersebut, Ghana hanya menguasai 21,2 persen bola. Namun, pertahanan disiplin mereka mampu meredam serangan Inggris sepanjang pertandingan.

Tim asuhan Carlos Queiroz juga masih memiliki peluang finis di puncak klasemen. Mereka hanya tertinggal selisih gol dari Inggris menjelang laga terakhir Grup L.

Meski demikian, Ghana memiliki catatan yang perlu diperbaiki. Black Stars belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran pada babak pertama dalam pertandingan Piala Dunia 2026.

Performa mereka juga belum terlalu konsisten karena hanya meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir. Akan tetapi, satu poin dari duel Kroasia vs Ghana sudah cukup untuk mengantar mereka ke babak 32 besar.

Pertemuan pertama antara kedua negara ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Kroasia akan tampil menyerang demi kemenangan, sementara Ghana berpotensi mengandalkan organisasi pertahanan untuk mempertahankan keunggulan posisi di klasemen.

Sumber: Sports Mole

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya