Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait truk trailer bermuatan pagar wiremesh terguling di Jalan Layang Tomang KM 13.400 arah barat, Rabu 24 Juni 2026. Muatan material konstruksi yang dibawanya berhamburan hingga jatuh ke jalan arteri di bawah jalan layang dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan, truk tersebut mengangkut besi untuk kebutuhan konstruksi bangunan.
Advertisement
Kecelakaan bermula saat truk trailer yang dikemudikan Budi melaju dari Gerbang Tol Tomang menuju arah barat. Setibanya di KM 13.400, kendaraan diduga kehilangan kendali saat bermanuver ke kiri di tanjakan hingga akhirnya terguling.
Sementara itu, ada momen menarik perhatian saat Presiden Prabowo Subianto mengadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat sambutan yang meriah dari peserta dari seluruh Indonesia yang hadir.
Awalnya, Prabowo memperkenalkan para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam puncak PENAS Petani dan Nelayan. Usai memperkenalkan satu per satu, masyarakat pun tiba-tiba berteriak nama Teddy yang belum disebut Prabowo.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Bung Karno (UBK) nonaktif Muhammad Abdimaludin menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi terkait polemik yang muncul setelah aksi mahasiswa UBK menyoroti tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Abdi mengaku telah memberikan penjelasan secara terbuka di hadapan para Ketua BEM Fakultas dan mahasiswa UBK terkait isu yang berkembang, termasuk soal informasi penerimaan uang yang menyeret namanya.
Abdi mengapresiasi mahasiswa yang tetap mengawal berbagai tuntutan kepada pemerintah. Namun, ia menilai munculnya sejumlah opini dan narasi di tengah polemik tersebut berpotensi memecah soliditas gerakan mahasiswa.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Rabu 24 Juni 2026:
1. Kronologi Truk Terguling di Tomang, Besi 30 Ton Berjatuhan dari Flyover
Truk trailer bermuatan pagar wiremesh terguling di Jalan Layang Tomang KM 13.400 arah barat, Rabu 24 Juni 2026. Muatan material konstruksi yang dibawanya berhamburan hingga jatuh ke jalan arteri di bawah jalan layang dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan, truk tersebut mengangkut besi untuk kebutuhan konstruksi bangunan.
"Besi beton, buat beton-beton. Besi cor, kayak reling gitu," kata Reiki saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 24 Juni 2026.
Kecelakaan bermula saat truk trailer yang dikemudikan Budi melaju dari Gerbang Tol Tomang menuju arah barat. Setibanya di KM 13.400, kendaraan diduga kehilangan kendali saat bermanuver ke kiri di tanjakan hingga akhirnya terguling.
2. Momen Warga Gorontalo Sebut Nama Seskab Teddy, Bikin Kaget Prabowo
Ada momen menarik perhatian saat Presiden Prabowo Subianto mengadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat sambutan yang meriah dari peserta dari seluruh Indonesia yang hadir.
Awalnya, Prabowo memperkenalkan para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam puncak PENAS Petani dan Nelayan. Usai memperkenalkan satu per satu, masyarakat pun tiba-tiba berteriak nama Teddy yang belum disebut Prabowo.
"Teddy, Teddy, Teddy," teriak warga, Rabu 24 Juni 2026.
Prabowo pun menyebutkan nama Teddy. Peserta dan masyarakat langsung heboh dan membuat Sport Center Limboto menjadi bergemuruh.
3. Ketua BEM FH UBK Nonaktif Minta Maaf, Singgung Isu Penerimaan Uang
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Bung Karno (UBK) nonaktif, Muhammad Abdimaludin, menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi terkait polemik yang muncul setelah aksi mahasiswa UBK menyoroti tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Abdi mengaku telah memberikan penjelasan secara terbuka di hadapan para Ketua BEM Fakultas dan mahasiswa UBK terkait isu yang berkembang, termasuk soal informasi penerimaan uang yang menyeret namanya.
Abdi mengapresiasi mahasiswa yang tetap mengawal berbagai tuntutan kepada pemerintah. Namun, ia menilai munculnya sejumlah opini dan narasi di tengah polemik tersebut berpotensi memecah soliditas gerakan mahasiswa.
"Saya menyadari bahwa dalam dinamika gerakan mahasiswa terdapat berbagai informasi, opini, dan narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memecah soliditas mahasiswa UBK. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan kejernihan berpikir, persatuan, dan semangat perjuangan yang berlandaskan kepentingan rakyat," kata Abdi dalam pesan singkat yang diterima Liputan6.com, Rabu 24 Juni 2026.