Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal sesi perdagangan saham Kamis (25/6/2026).
Mengutip data RTI, IHSG dibuka turun 0,22% menjadi 5.871. Saat dipantau pukul 09.02 WIB, IHSG kembali menguat dengan naik 0,32% menjadi 5.902. Indeks saham LQ45 melonjak 0,54% menjadi 581. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.873,07 dan level terendah 5.864,00. Sebanyak 171 saham menguat sehingga menekan IHSG. 236 saham diam di tempat dan 236 saham melemah.
Total frekuensi perdagangan saham 39.280 kali dengan volume perdagangan 356,3 juta miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 237,8 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di 17.952.
Mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham keuangan turun 0,17%. Sektor saham industri 0,62%, sektor saham consumer nonsiklikal amblas 0,04%, sektor saham consumer siklikal turun 0,13%. Lalu sektor saham properti bertambah 0,56%, sektor saham teknologi menanjak 0,10%, sektor saham infrastruktur tertekan 0,44% dan sektor saham transportasi melambung 0,15%.
Sementara itu, sektor saham energi turun 0,48%, sektor saham basic susut 1,22%, sektor saham teknologi naik 0,10%.
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Kamis, (25/6/2026). IHSG hari ini akan menguji area 5.723-5.847. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG merosot 3,56% ke 5.883, disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun sudah berada di bawah moving average (MA) 20 harian pada Rabu, 24 Juni 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. “Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.847, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.548-6.782,” kata Herditya.
Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459.
Sementara itu, Retail Research Analyst PT BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana menuturkan, usai hasil pengumuman MSCI dan diikuti pelemahan rupiah, IHSG kembali menembus level 6.000. IHSG diprediksi berpotensi melanjutkan koreksi hari ini. Lutfi memprediksi, IHSG akan berada di level support 5.845-5.750 dan level resistance 6.010-6.070.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR).
Sedangkan Lutfi memilih saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).