Jepang vs Swedia: Duel Penentuan

Jepang vs Swedia pada matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2026 jadi laga penentu tiket 16 besar. Simak analisis kekuatan kedua tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 Juni 2026, 21:10 WIB
Selebrasi pemain Jepang Daichi Kamada saat melawan Tunisia di Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Jepang vs Swedia akan menjadi penentu nasib kedua tim di matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Pertandingan ini berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB.

Kedua tim masih memburu tiket ke babak 16 besar setelah sama-sama meraih hasil penting pada dua laga awal. Jepang kini berada di posisi kedua dengan empat poin, sedangkan Swedia menempel di peringkat ketiga dengan tiga poin.

Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat karena hasil imbang saja bisa memberi peluang besar bagi kedua kubu untuk lolos. Namun, kemenangan tetap menjadi target utama demi menghindari ketergantungan pada hasil laga lain.


Jepang Datang dengan Momentum Positif

Penyerang Timnas Jepang, Ayase Ueda, yang mencetak dua gol, melambaikan tangan kepada para penggemar di akhir pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 Grup F antara Tunisia dan Jepang di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, pada 20 Juni 2026. (Julio Cesar AGUILAR / AFP)

Jepang tampil meyakinkan pada laga sebelumnya saat menghancurkan Tunisia dengan skor telak 4-0. Hasil itu menjadi kemenangan pertama Samurai Blue di Piala Dunia 2026 sekaligus catatan bersejarah.

Pasukan Hajime Moriyasu menjadi tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Produktivitas lini serang mereka menjadi ancaman serius bagi lawan.

Ayase Ueda tampil sebagai motor serangan dengan dua gol dan satu assist. Penyerang Feyenoord itu menjadi figur kunci dalam skema ofensif Jepang.

Daichi Kamada juga sedang berada dalam performa bagus setelah mencetak gol cepat pada menit keempat saat melawan Tunisia. Gol itu menjadi gol tercepat Jepang sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Jepang kini telah melalui sembilan pertandingan tanpa kekalahan. Dalam rangkaian itu, mereka bahkan mampu menundukkan tim besar seperti Brasil dan Inggris.

Hasil imbang kontra Swedia sudah cukup untuk memastikan Jepang lolos ke fase gugur. Mereka bahkan bisa finis sebagai juara grup jika meraih hasil lebih baik daripada Belanda.


Swedia Andalkan Duet Tajam di Lini Depan

Skuad Swedia merayakan gol Mattias Svanberg ke gawang Tunisia di laga matchday 1 Grup F Piala Dunia 2026 di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Senin (15/6/2026). (AP Photo/Dolores Ochoa)

Swedia datang dengan motivasi tinggi meski baru menelan kekalahan telak dari Belanda. Mereka kalah dengan margin tiga gol atau lebih untuk pertama kalinya di Piala Dunia sejak final 1958.

Pelatih Graham Potter menilai kekalahan besar bisa terjadi saat menghadapi tim elite dunia. Kini, fokus utama tim adalah bangkit pada laga hidup-mati melawan Jepang.

Swedia mengoleksi tiga poin usai menang 5-1 atas Tunisia pada matchday pertama. Tambahan satu poin di Texas berpotensi besar mengantar mereka ke babak berikutnya.

Kekuatan utama Blagult terletak pada duet striker mereka. Viktor Gyokeres dan Alexander Isak tampil tajam serta punya chemistry yang semakin solid.

Setelah absen di Piala Dunia Qatar 2022, Swedia akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Laga kontra Jepang akan menjadi ujian terbesar mereka sejauh ini di turnamen.

Secara performa, Jepang sedikit lebih unggul berkat konsistensi dan momentum positif. Meski demikian, efektivitas lini depan Swedia membuat laga ini sangat terbuka hingga peluit akhir.

Sumber: Sports Mole

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya