Juru bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al Barbasy sudah meminta maaf kepada Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana terkait tuduhan pertemuan di Cikeas. Namun, Denny tidak menerima permintaan maaf itu karena dianggap tidak tulus.
Menanggapi hal itu, Murod geram dengan tanggapan Denny. Dia mengaku tetap pada pernyataan awalnya dan tidak akan mencabut pernyataan itu.
"Tidak tulus bagaimana. Saya sudah minta maaf. Permintaan maaf maaf saya berangkat dari keyakinan perteman itu tidak ada menurut Denny," kata Ma'mun Murod di kediaman Anas di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014).
Namun, kalau ternyata ada bukti yang menyebutkan adanya pertemuan itu, Murod meminta Denny untuk meminta maaf. "Kalau ternyata pertemuan itu ada, siapa yang harus meminta maaf," tegasnya.
Murod mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait pertemuan antara Denny dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto dengan SBY di Cikeas. Namun, dia enggan menyebutkan sudah sejauh mana bukti itu terkumpul. "Jangan dulu lah. Intinya kita masih mengumpulkan bukti-bukti itu," tandas Murod. (Mvi)
Baca juga:
Diultimatum Denny Indrayana, Murod si Loyalis Anas Minta Maaf
Dituduh ke Cikeas, Bambang Widjojanto: Jangan Main-main!
Wamenkumham: Murod dan Tri Saya Beri Waktu Hingga Malam Ini
Menanggapi hal itu, Murod geram dengan tanggapan Denny. Dia mengaku tetap pada pernyataan awalnya dan tidak akan mencabut pernyataan itu.
"Tidak tulus bagaimana. Saya sudah minta maaf. Permintaan maaf maaf saya berangkat dari keyakinan perteman itu tidak ada menurut Denny," kata Ma'mun Murod di kediaman Anas di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014).
Namun, kalau ternyata ada bukti yang menyebutkan adanya pertemuan itu, Murod meminta Denny untuk meminta maaf. "Kalau ternyata pertemuan itu ada, siapa yang harus meminta maaf," tegasnya.
Murod mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait pertemuan antara Denny dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto dengan SBY di Cikeas. Namun, dia enggan menyebutkan sudah sejauh mana bukti itu terkumpul. "Jangan dulu lah. Intinya kita masih mengumpulkan bukti-bukti itu," tandas Murod. (Mvi)
Baca juga:
Diultimatum Denny Indrayana, Murod si Loyalis Anas Minta Maaf
Dituduh ke Cikeas, Bambang Widjojanto: Jangan Main-main!
Wamenkumham: Murod dan Tri Saya Beri Waktu Hingga Malam Ini