ChatGPT Ramal Harga Bitcoin Melonjak Jika AS-Iran Damai

ChatGPT memprediksi harga Bitcoin bisa mencapai US$ 85.000 jika peta jalan perdamaian AS-Iran selama 60 hari berhasil diwujudkan.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 Juni 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi OpenAI dan jawaban dari ChatGPT. (AP Photo/Michael Dwyer, File)

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin masih bergerak di kisaran US$ 64.000 setelah menghadapi tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu faktor yang membebani pasar adalah keluarnya dana dari produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat yang telah berlangsung selama enam pekan berturut-turut.

Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (23/6/2026), arus keluar dana tersebut membuat Bitcoin kesulitan kembali menembus level US$ 66.000 meski tekanan jual mulai berkurang dibandingkan awal bulan ini. Di sisi lain, kondisi ekonomi global juga belum sepenuhnya mendukung aset kripto.

Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) masih bertahan di kisaran 100,6-100,8 setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan sikap hati-hati dalam rapat kebijakan bulan Juni. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tetap tinggi membuat sebagian investor lebih memilih instrumen pendapatan tetap dibandingkan aset berisiko seperti kripto.

Meski demikian, Bitcoin juga menunjukkan ketahanan. Harga aset kripto terbesar di dunia itu masih mampu bertahan di atas level US$ 60.000 hingga US$ 62.000.

Di tengah kondisi tersebut, perhatian pelaku pasar mulai tertuju pada perkembangan geopolitik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran. Sejumlah analis menilai keberhasilan negosiasi kedua negara dapat menjadi sentimen positif yang mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Menurut analisis yang dihasilkan ChatGPT, tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran dalam 60 hari ke depan berpotensi menjadi salah satu katalis yang mampu mengangkat harga Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang.

 

AS dan Iran Sepakati Peta Jalan 60 Hari

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 30 Desember 2024. (Dok. AP/Vahid Salemi)

Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mencapai kemajuan dalam perundingan yang berlangsung di Swiss. Kedua negara menyepakati peta jalan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif dengan dukungan mediasi dari Qatar dan Pakistan.

Sejumlah kelompok kerja dibentuk untuk membahas isu nuklir, sanksi ekonomi, serta penyelesaian berbagai sengketa yang selama ini menjadi sumber ketegangan. Selain itu, kedua negara juga menyepakati pembentukan jalur komunikasi langsung guna mencegah eskalasi konflik di Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut perundingan juga menghasilkan sejumlah langkah ekonomi dan keamanan. Di antaranya adalah kemajuan pembahasan konflik Lebanon, akses terbatas terhadap aset Iran yang dibekukan, serta pelonggaran sementara ekspor minyak dan produk petrokimia.

Pemerintah Iran juga mengungkapkan pembentukan Conflict Control Unit atau Unit Pengendalian Konflik regional serta mekanisme hotline baru untuk menjaga keamanan jalur pelayaran.

Jika berbagai kesepakatan sementara tersebut dapat dipertahankan selama 60 hari, ketidakpastian geopolitik yang selama ini membayangi pasar global berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan minat investor terhadap aset yang lebih berisiko, termasuk saham dan aset kripto.

 

ChatGPT Siapkan Tiga Skenario Harga Bitcoin

Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Berdasarkan perkembangan tersebut, ChatGPT memproyeksikan tiga kemungkinan arah harga Bitcoin dalam dua bulan mendatang.

Pada skenario dasar (base case), harga Bitcoin diperkirakan bergerak di kisaran US$ 70.000 hingga US$ 74.000. Skenario ini terjadi apabila risiko geopolitik mereda sehingga sentimen investor membaik dan aliran dana kembali masuk ke aset berisiko.

Sementara itu, pada skenario optimistis (bullish), harga Bitcoin berpotensi melesat hingga kisaran US$ 80.000 sampai US$ 85.000. Namun, kenaikan tersebut membutuhkan sejumlah faktor pendukung lain, seperti penurunan harga minyak, meredanya ekspektasi inflasi, meningkatnya permintaan ETF Bitcoin, serta kepastian regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

Di sisi lain, ChatGPT juga menyiapkan skenario pesimistis (bearish). Dalam kondisi ini, harga Bitcoin diperkirakan berada di rentang US$ 58.000 hingga US$ 62.000.

Skenario tersebut bisa terjadi apabila arus keluar dana dari ETF Bitcoin terus berlanjut, imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, dan dolar AS menguat. Dengan kata lain, meskipun diplomasi antara AS dan Iran menunjukkan kemajuan, faktor ekonomi makro global masih akan menjadi penentu utama arah pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya