Cek Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 22 Juni 2026

Daftar harga emas buatan UBS, Antam, Pegadaian pada Senin, (22/6/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 22 Juni 2026, 11:00 WIB
Seorang petugas menunjukkan koleksi emas batangan di Galeri 24 Pegadaian. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas buatan UBS, Antam dan Galeri24 di Pegadaian di kisaran Rp 2,6-Rp 2,7 juta per gram pada Senin, (22/6/2026) pukul 09.44 WIB.

Harga emas buatan UBS dipatok di kisaran Rp 2.662.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam ditetapkan di Rp 2.775.000 per gram. Di sisi lain, harga emas buatan Galeri24 dipatok Rp 2.649.000 per gram.

Adapun harga emas di Pegadaian dapat sewaktu-waktu berubah. Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara Antam di Pegadaian hanya tersedia hingga 100 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk dikutip dari Antara:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.389.000
  • 1 gram: Rp 2.649.000.
  • ‎2 gram: Rp 5.234.000 ‎
  • 5 gram: Rp 12.990.000
  • ‎10 gram: Rp 25.910.000
  • ‎25 gram: Rp 64.428.000 ‎
  • 50 gram: Rp 128.754.000
  • ‎100 gram: Rp 257.381.000
  • ‎250 gram: Rp 641.871.000
  • ‎500 gram: Rp 1.283.740.000
  • ‎1.000 gram: Rp 2.567.479.000

 

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.440.000
  • ‎1 gram: Rp 2.775.000
  • ‎2 gram: Rp 5.488.000
  • 3 gram: Rp 8.205.000 ‎
  • 5 gram: Rp 13.640.000
  • 10 gram: Rp 27.222.000 ‎
  • 25 gram: Rp 67.925.000
  • ‎50 gram: Rp 135.767.000 ‎
  • 100 gram: Rp 271.453.000

 

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.439.000 ‎
  • 1 gram: Rp 2.662.000
  • ‎2 gram: Rp 5.282.000
  • ‎5 gram: Rp 13.053.000
  • 10 gram: Rp 25.969.000
  • ‎25 gram: Rp 64.795.000 ‎
  • 50 gram: Rp 129.323.000
  • ‎100 gram: Rp 258.543.000
  • 250 gram: Rp 646.167.000
  • ‎500 gram: Rp 1.290.816.000

Harga Emas Dunia Pekan Lalu

Seorang pelanggan mencoba gelang emas selama festival Hindu 'Akshaya Tritiya', hari keberuntungan dalam kalender Hindu untuk membeli barang-barang berharga, di ruang pamer perhiasan di Chennai, India. (Arun SANKAR / AFP)

Sebelumnya, harga emas dunia melemah pada Jumat, 19 Juni 2026 (Sabtu waktu Jakarta). Koreksi harga emas itu membawa pergerakan logam mulia ini berada di jalur penurunan dalam tiga minggu berturut-turut. Tekanan terhadap harga emas didorong dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dan sinyal hawkish dari the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Sabtu (20/6/2026), harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.184,33 per ons, pada pukul 02.11 GMT. Emas itu turun 0,9% selama sepekan. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus melemah 15 menjadi US$ 4.202,10.

Harga perak spot turun 1,5% menjadi US$ 64,83 per ons. Platinum susut 1,3% menjadi US$ 1.674,47, dan paladium melemah 0,8% menjadi US$ 1.268,65. Sementara itu, pasar di China dan Hong Kong libur merayakan Festival Perahu Naga.

Di sisi lain, dolar AS berada di level tertinggi dalam satu tahun, membuat emas batangan yang diharga dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

“Reli emas yang didorong kesepakatan perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran terbukti berumur pendek. Dolar yang kembali menguat, didukung oleh nada hawkish baru the Fed di bawah Kevin Warsh telah mencuri perhatian,” ujar Chief Market Analyst KCM Trade, Tim Waterer.

Sembilan dari 19 pembuat kebijakan bank sentral AS kini percaya mereka perlu menaikkan suku bunga kebijakan tahun ini, menurut proyeksi yang diterbitkan pada Rabu. Hal ini setelah the Fed mengumumkan keputusannya untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah dalam pertemuan kebijakan perdana Kevin Warsh sebagai ketua.

Tekanan inflasi yang berasal dari perang Iran telah mendorong semakin banyak bank sentral untuk menaikkan biaya pinjaman atau memberi sinyal langkah-langkah untuk mengendalikan pertumbuhan harga.

Prospek Harga Emas

Perhiasan emas dipajang di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh.(CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Pelaku pasar kini melihat peluang 87% kenaikan suku bunga AS pada Desember, melonjak dari 61% sebelum keputusan Fed, menurut CME FedWatch Tool. Emas cenderung kehilangan daya tariknya ketika suku bunga tinggi, karena tidak menghasilkan bunga.

Goldman Sachs memperkirakan harga emas akan naik menjadi US$ 4.900 per ons pada Desember, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 5.400. Hal ini karena bank tersebut tidak lagi memperkirakan penurunan suku bunga Fed tahun ini.

Di geopolitik, kapal tanker minyak berlayar melalui Selat Hormuz dan AS mengatakan telah mencabut blokade terhadap Iran pada Kamis.

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya