AS-Iran Damai, Italia Buka Kembali Kedutaan di Teheran

Italia menutup sementara misi diplomatiknya di ibu kota Iran pada awal tahun ini di tengah ketegangan regional.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 21 Juni 2026, 15:20 WIB
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani pada 12 Mei 2025 di London. (Dok. Adrian Dennis/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Roma - Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan bahwa Italia telah membuka kembali kedutaannya di Teheran pada Jumat (19/6/2026). Demikian menurut kantor berita ANSA.

"Kedutaan kami di Teheran akan dibuka kembali pada Jumat," kata Tajani saat menyampaikan pernyataan tersebut dalam sesi Question Time di parlemen, Rabu (17/6), seperti dikutip dari laporan Anadolu.

Tajani menuturkan duta besar Italia, bersama para diplomat dan staf kementerian luar negeri, akan kembali ke Teheran sebagai bagian dari proses pembukaan kembali kedutaan.

Ia menggambarkan kesepahaman terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sebagai perkembangan yang menggembirakan dan mengatakan terdapat secercah harapan perdamaian di Timur Tengah yang tidak boleh disia-siakan.

Tajani juga menegaskan bahwa Italia siap mendukung upaya untuk mengubah kesepahaman antara AS dan Iran menjadi perdamaian yang berkelanjutan.

Tajani menekankan pentingnya memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, yang menurutnya sangat penting bagi perekonomian Italia.

Washington dan Teheran mencapai gencatan senjata sementara pada April melalui mediasi Pakistan sebelum mengumumkan kerangka perjanjian untuk mengakhiri perang. Dokumen kesepahaman tersebut telah ditandatangani secara digital oleh kedua kepala negara pada Rabu, yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan negosiasi tingkat teknis di Burgenstock, Swiss, pada Minggu (21/6).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya