Rodri Tak Layak Dikritik

Luis de la Fuente membela Rodri dari kritik usai Spanyol imbang 0-0 vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

oleh Asad ArifinDiterbitkan 20 Juni 2026, 19:33 WIB
Kapten Timnas Spanyol, Rodri, berebut bola dengan pemain Tanjung Verde, Dailon Livramento, dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026) malam WIB. (Justin Setterfield/Getty Images/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Spanyol mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil mengejutkan setelah imbang tanpa gol Tanjung Verde pada matchday pertama Grup H. Hasil tersebut langsung memicu sorotan tajam terhadap performa tim juara Eropa itu.

Sebagai salah satu favorit juara, Spanyol sebenarnya diunggulkan secara mutlak dalam laga tersebut. Data Opta bahkan mencatat peluang kemenangan mereka mencapai 87,2 persen sebelum kick-off.

Namun, dominasi di atas kertas tidak berbanding lurus dengan hasil di lapangan. Spanyol gagal memanfaatkan peluang meski memiliki penguasaan permainan yang cukup tinggi sepanjang laga.

Situasi ini membuat beberapa pemain, termasuk Rodri, menjadi sasaran kritik media di Spanyol. Padahal secara statistik, ia tetap menjadi salah satu motor utama permainan La Roja.


Publik Spanyol Menghina Rodri

Euro 2024: Selebrasi pemain Spanyol, Rodri (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, langsung memberikan pembelaan terhadap Rodri yang mendapat kritik keras. Ia menilai serangan terhadap gelandang Manchester City itu sudah melewati batas kewajaran.

"Rasanya sangat menghina jika orang mengatakan hal itu tentang pemain terbaik di dunia," kata De la Fuente kepada radio Cadena COPE.

Menurutnya, standar ganda sering terjadi ketika pemain lokal tampil di bawah ekspektasi. Ia menilai hal tersebut tidak akan terjadi jika pemain yang sama berasal dari negara lain.

"Apakah orang akan mengatakan hal itu tentang pemain lain yang dianggap terbaik di dunia? Saya rasa mereka tidak akan berani," tegasnya.


De la Fuente Tegaskan Rodri Tetap Pemain Terbaik Dunia

Sejumlah nama andalan seperti Lamine Yamal, Pedri, hingga Rodri tetap menjadi tulang punggung La Furia Roja dalam upaya memburu gelar dunia. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

De la Fuente juga menegaskan bahwa Rodri tetap menjadi sosok penting dalam struktur permainan Spanyol. Ia menyebut kualitasnya tidak bisa diukur hanya dari satu pertandingan.

"Tetapi karena mereka orang Spanyol, kita mengatakan hal-hal tentang pemain kita sendiri yang tidak akan kita katakan tentang pemain lain. Rodri adalah pemain terbaik di dunia," katanya.

Dalam laga melawan Tanjung Verde, Rodri tetap menjadi pusat distribusi permainan Spanyol. Ia mencatat jumlah sentuhan dan umpan tertinggi di antara seluruh pemain di lapangan.

Ia tercatat melakukan 134 sentuhan dan 126 umpan dengan 116 di antaranya sukses. Data tersebut menunjukkan perannya sebagai pengatur tempo permainan tetap berjalan.

"Bahkan pada performa 50%, dia lebih baik daripada kebanyakan gelandang lain di dunia. Dia membawa kejelasan, visi, keseimbangan. Rodri adalah inspirasi bagi kami," tutup De la Fuente.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya