Liputan6.com, Jakarta - Kompor menjadi salah satu peralatan dapur paling sering digunakan untuk menyiapkan berbagai hidangan setiap hari. Aktivitas memasak secara rutin membuat permukaannya mudah terkena cipratan minyak, sisa bumbu, hingga noda membandel. Tidak mengherankan apabila banyak orang mencari cara membersihkan kompor yang dekil dan berminyak agar area memasak tetap terlihat bersih, rapi dan nyaman digunakan kapan saja.
Tumpukan lemak pada permukaan kompor tidak hanya mengganggu penampilan dapur, tetapi juga bisa mempersulit proses pembersihan apabila dibiarkan terlalu lama. Lapisan minyak biasanya semakin menebal dari waktu ke waktu, hingga membentuk kerak sulit diangkat. Oleh sebab itu, memahami cara membersihkan kompor yang dekil dan berminyak menjadi langkah penting, untuk menjaga kebersihan peralatan memasak agar tetap terawat dalam jangka panjang.
Advertisement
Banyak orang mengira pembersihan kompor harus selalu menggunakan cairan khusus berharga mahal. Padahal, berbagai bahan sederhana di rumah sering kali mampu membantu mengangkat kotoran secara efektif. Informasi mengenai cara membersihkan kompor yang dekil dan berminyak memakai bahan alami pun semakin diminati lantaran dinilai lebih hemat, praktis, aman bagi lingkungan dapur dan mudah diterapkan oleh siapa saja.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (20/6/2026).
Persiapan Penting Sebelum Membersihkan Kompor
Sebelum memulai proses pembersihan, ada beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan agar kegiatan membersihkan kompor berlangsung lebih aman, efektif dan memberikan hasil yang maksimal. Persiapan yang tepat juga dapat membantu mencegah kerusakan pada kompor serta mengurangi risiko kecelakaan selama proses pembersihan berlangsung.
- Langkah pertama yang paling penting adalah memastikan kompor dalam kondisi mati dan tidak lagi panas. Tunggu beberapa saat setelah selesai memasak hingga seluruh bagian kompor benar-benar dingin sebelum mulai dibersihkan.
- Lepas komponen seperti tatakan panci, tungku, penutup burner, atau bagian lain yang dapat dibongkar. Cara ini akan memudahkan proses pembersihan karena setiap bagian dapat dibersihkan secara lebih menyeluruh, termasuk area-area yang biasanya sulit dijangkau saat kompor masih terpasang lengkap.
- Sebelum mulai bekerja, siapkan seluruh perlengkapan pembersih agar prosesnya berjalan lebih efisien. Beberapa peralatan yang umumnya diperlukan antara lain spons lembut, kain lap, kain microfiber, sikat gigi bekas, wadah air hangat, serta bahan pembersih alami seperti baking soda, cuka putih, jeruk nipis, atau sabun cuci piring.
- Periksa permukaan kompor dan bersihkan terlebih dahulu sisa makanan, remah-remah, atau kerak yang mudah terangkat. Langkah awal ini membantu bahan pembersih bekerja lebih efektif karena tidak terhalang oleh tumpukan kotoran kasar yang menempel di atas permukaan kompor.
- Apabila menggunakan cairan pembersih atau campuran bahan alami, sebaiknya singkirkan terlebih dahulu bahan makanan, peralatan masak, dan benda-benda yang berada di sekitar kompor. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan area dapur sekaligus menghindari cipratan cairan pembersih mengenai benda lain.
- Bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan sarung tangan dapat membantu melindungi tangan dari kontak langsung dengan bahan pembersih maupun kotoran yang menempel pada kompor. Selain menjaga kebersihan tangan, sarung tangan juga membuat proses membersihkan menjadi lebih nyaman.
- Sebelum menggunakan bahan pembersih tertentu, kenali terlebih dahulu material kompor yang akan dibersihkan, apakah berbahan stainless steel, enamel, kaca tempered, atau material lainnya. Setiap jenis permukaan memiliki karakteristik berbeda sehingga memerlukan metode perawatan yang sesuai agar tidak mudah tergores atau rusak.
Cara Membersihkan Kompor dengan Bahan Alami
Berbagai bahan alami di dapur sebenarnya dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membersihkan kompor yang kotor, berminyak, hingga berkerak ringan. Selain lebih hemat, cara ini juga cenderung aman digunakan secara rutin tanpa meninggalkan bau bahan kimia yang menyengat. Berikut beberapa metode pembersihan kompor menggunakan bahan alami yang mudah dipraktikkan di rumah.
1. Membersihkan Kompor dengan Baking Soda dan Air Hangat
Baking soda dikenal sebagai bahan pembersih alami yang mampu membantu melunakkan noda minyak serta kerak ringan yang menempel pada permukaan kompor. Untuk menggunakannya, campurkan beberapa sendok baking soda dengan sedikit air hangat hingga membentuk tekstur pasta yang kental dan mudah dioleskan.
Oleskan pasta tersebut secara merata pada area kompor yang kotor, kemudian diamkan selama sekitar 15 hingga 20 menit agar kandungan aktifnya bekerja melonggarkan noda. Setelah itu, gosok secara perlahan menggunakan spons atau sikat berbulu halus, lalu lap menggunakan kain bersih hingga permukaan kompor kembali terlihat bersih dan lebih mengilap.
2. Memanfaatkan Cuka Putih untuk Mengangkat Lemak
Cuka putih merupakan bahan alami yang memiliki sifat asam sehingga efektif membantu melarutkan lapisan lemak yang menempel pada permukaan kompor. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan seimbang, kemudian tuangkan ke dalam botol semprot agar lebih mudah digunakan.
Semprotkan larutan tersebut pada bagian kompor yang berminyak, lalu diamkan selama beberapa menit agar proses pelarutan minyak berjalan optimal. Setelah itu, lap permukaan kompor menggunakan kain lembut hingga noda minyak berkurang dan tampilan kompor menjadi lebih bersih.
3. Menggunakan Jeruk Nipis untuk Noda Minyak
Jeruk nipis mengandung asam sitrat alami yang efektif membantu mengangkat noda minyak sekaligus menghilangkan bau tidak sedap di area dapur. Cara penggunaannya cukup sederhana, yaitu dengan membelah jeruk nipis menjadi dua bagian.
Gosokkan langsung bagian jeruk nipis pada permukaan kompor yang terkena minyak, kemudian diamkan beberapa saat agar kandungan asamnya bekerja melonggarkan kotoran. Setelah itu, bersihkan menggunakan kain basah hingga permukaan kembali bersih dan segar.
4. Kombinasi Sabun Cuci Piring dan Air Hangat
Sabun cuci piring dikenal sebagai bahan yang sangat efektif dalam memecah minyak dan lemak yang menempel pada peralatan dapur, termasuk kompor. Campurkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam air hangat, lalu aduk hingga merata.
Gunakan spons untuk mengusap seluruh permukaan kompor secara perlahan. Air hangat akan membantu melunakkan minyak sehingga kotoran lebih mudah terangkat. Metode ini sangat ideal digunakan sebagai pembersihan rutin setelah selesai memasak.
5. Membersihkan Kerak Ringan dengan Garam Dapur
Garam dapur dapat dimanfaatkan sebagai bahan abrasif alami yang lembut untuk membantu mengangkat noda ringan yang mulai mengering. Taburkan sedikit garam pada area kompor yang kotor, kemudian gosok perlahan menggunakan spons yang telah dibasahi.
Tekstur kristal garam membantu mengikis kotoran tanpa merusak permukaan kompor, sehingga cocok digunakan untuk perawatan ringan sehari-hari tanpa risiko bahan kimia keras.
6. Memanfaatkan Campuran Baking Soda dan Cuka
Untuk noda yang lebih membandel, kombinasi baking soda dan cuka dapat menjadi solusi pembersih yang cukup kuat. Taburkan baking soda pada bagian kompor yang kotor, kemudian semprotkan cuka di atasnya secara merata.
Reaksi berbusa yang muncul akan membantu melonggarkan kotoran dan lemak yang menempel kuat. Setelah beberapa menit, gosok perlahan menggunakan spons, lalu lap hingga permukaan kompor kembali bersih.
7. Menggunakan Air Perasan Lemon
Selain jeruk nipis, lemon juga dapat digunakan sebagai pembersih alami yang efektif. Kandungan asam alami di dalamnya membantu mengurangi minyak sekaligus memberikan aroma segar pada area dapur.
Campurkan air perasan lemon dengan sedikit air hangat, kemudian gunakan kain lembut untuk mengusap seluruh permukaan kompor secara merata. Hasilnya, kompor akan terlihat lebih bersih, segar, dan bebas dari bau tidak sedap.
Tips agar Kompor Tidak Cepat Dekil
Menjaga kompor tetap bersih sebenarnya tidak hanya bergantung pada proses pembersihan, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari saat memasak dan merawat dapur. Dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, kompor dapat tetap terlihat rapi, bebas minyak, dan lebih awet digunakan dalam jangka panjang.
1. Segera Bersihkan Setelah Memasak
Kebiasaan paling efektif untuk menjaga kompor tetap bersih dan tidak cepat kotor adalah melakukan pembersihan segera setelah proses memasak selesai. Pada kondisi ini, noda minyak, cipratan saus, maupun sisa makanan masih berada dalam keadaan baru sehingga jauh lebih mudah untuk diangkat dan dibersihkan. Berbeda halnya jika dibiarkan terlalu lama, kotoran tersebut akan mengering, mengeras, dan menempel kuat pada permukaan kompor sehingga proses pembersihan menjadi lebih sulit dan memerlukan tenaga ekstra.
2. Gunakan Tutup Wajan Saat Menggoreng
Salah satu penyebab utama kompor menjadi cepat terlihat dekil adalah cipratan minyak yang muncul saat proses menggoreng berlangsung. Minyak panas yang meletup dapat menyebar ke berbagai arah dan menempel pada permukaan kompor maupun area sekitarnya. Dengan menggunakan tutup wajan, percikan minyak dapat diminimalkan secara signifikan sehingga kebersihan kompor lebih terjaga dan proses pembersihan setelah memasak menjadi lebih ringan.
3. Atur Api agar Tidak Terlalu Besar
Penggunaan api yang terlalu besar saat memasak tidak hanya berisiko membuat makanan mudah meluap, tetapi juga dapat menyebabkan minyak dan bumbu lebih sering terciprat ke luar wajan. Kondisi ini secara perlahan akan membuat kompor menjadi kotor dan berminyak. Oleh karena itu, mengatur besar kecilnya api sesuai kebutuhan memasak menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan kompor sekaligus membantu proses memasak berjalan lebih aman dan terkontrol.
4. Gunakan Alas atau Pelindung Kompor
Pemakaian alas atau pelindung kompor dapat menjadi solusi tambahan yang sangat efektif untuk mengurangi penumpukan kotoran pada permukaan kompor. Alat ini berfungsi sebagai lapisan pelindung yang menahan cipratan minyak, sisa masakan, maupun debu yang berpotensi menempel langsung pada kompor. Dengan demikian, proses pembersihan harian menjadi jauh lebih mudah karena kotoran tidak langsung menempel pada permukaan utama kompor.
5. Hindari Menumpahkan Bumbu secara Langsung
Kebiasaan menuangkan bumbu atau saus secara langsung ke dalam wajan tanpa kehati-hatian dapat menyebabkan tumpahan mengenai permukaan kompor. Hal ini sering kali menjadi sumber noda lengket yang sulit dibersihkan jika sudah mengering. Untuk menghindarinya, sebaiknya gunakan sendok, takaran kecil, atau wadah terpisah agar proses memasak lebih terkontrol dan risiko tumpahan dapat diminimalkan.
6. Bersihkan Tungku dan Tatakan Secara Rutin
Bagian tungku dan tatakan panci merupakan area yang sering kali luput dari perhatian, padahal bagian ini sangat mudah menampung sisa makanan, minyak, dan kotoran dari proses memasak sehari-hari. Jika tidak dibersihkan secara rutin, penumpukan kotoran dapat berubah menjadi kerak keras yang sulit dihilangkan. Oleh sebab itu, pembersihan berkala pada bagian ini sangat penting untuk menjaga kebersihan kompor secara keseluruhan serta mempertahankan fungsinya agar tetap optimal.
Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Kompor
1. Mengapa kompor cepat menjadi dekil dan berminyak?
Kompor sering terkena cipratan minyak, uap masakan, tumpahan bumbu, serta sisa makanan saat proses memasak. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran tersebut akan menumpuk dan membentuk lapisan lemak yang sulit dihilangkan.
2. Kapan waktu terbaik untuk membersihkan kompor?
Waktu terbaik adalah setelah kompor selesai digunakan dan permukaannya sudah dingin. Pada kondisi ini, noda masih relatif baru sehingga lebih mudah dibersihkan.
3. Apakah baking soda efektif untuk membersihkan kompor berminyak?
Ya. Baking soda dapat membantu melonggarkan noda lemak dan kerak ringan sehingga lebih mudah diangkat dari permukaan kompor.
4. Bagaimana cara menggunakan baking soda untuk membersihkan kompor?
Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga menjadi pasta, oleskan pada bagian yang kotor, diamkan beberapa menit, lalu gosok perlahan dan lap hingga bersih.