Kia Sonet dan GWM Haval Jolion Tuai Hasil Buruk dalam Uji Tabrak

Kia Sonet dan GWM Haval Jolion, mendapat hasil kurang memuaskan dalam uji tabrak yang dilakukan global NCAP

oleh Arief AszhariDiterbitkan 21 Juni 2026, 12:17 WIB
Kia Sonet dan GWM Haval Jolion Dapat Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dua model SUV yang cukup populer di Afrika Selatan, yaitu Kia Sonet dan GWM Haval Jolion, mendapat hasil kurang memuaskan dalam pengujian keselamatan terbaru yang dilakukan Global NCAP.

Berdasarkan hasil program #SaferCarsForAfrica, Kia Sonet hanya meraih satu bintang untuk perlindungan penumpang dewasa, dan Haval Jolion memperoleh dua bintang.

Keduanya sama-sama mendapatkan tiga bintang untuk perlindungan penumpang anak.

Berdasarkan informasi di laman global NCAP, untuk Kia Sonet yang diuji sudah dibekali dua airbag depan untuk pengemudi dan penumpang serta fitur Electronic Stability Control (ESC).

Sedangkan Haval Jolion, memiliki tambahan airbag samping untuk tubuh pengemudi dan penumpang depan.

Namun, kedua model tersebut belum dilengkapi airbag pelindung kepala (side curtain airbag) sebagai fitur standar, yang menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian keselamatan.

Dalam pengujian frontal, Haval Jolion menunjukkan performa yang cukup baik. Perlindungan di area kepala, leher, dan dada dinilai baik, meskipun perlindungan untuk lutut masih tergolong marginal.

Dalam uji benturan samping dengan penghalang bergerak, SUV asal Tiongkok juga mampu memberikan perlindungan yang baik.

Namun, uji tabrak tiang samping tidak dilakukan karena tidak tersedianya airbag pelindung kepala sebagai standar.

Sementara itu, hasil pengujian Kia Sonet menunjukkan beberapa catatan yang lebih serius.

Struktur area kaki (footwell) dan bodi kendaraan dinilai tidak stabil sehingga dianggap tidak mampu menahan beban benturan tambahan.

Proses Pengujian

Dalam uji benturan samping, perlindungan dada mendapatkan nilai buruk, yang akhirnya membatasi perolehan nilai keselamatan penumpang dewasa hingga hanya satu bintang.

Perlindungan area perut dinilai cukup memadai, sedangkan uji tabrak tiang samping juga tidak dilakukan karena absennya airbag pelindung kepala.

Untuk perlindungan anak, kedua kendaraan sebenarnya memperlihatkan hasil yang cukup baik dalam pengujian dinamis. Dummy anak pada kedua model memperoleh perlindungan penuh saat simulasi tabrakan.

Namun, beberapa kekurangan seperti tidak adanya sakelar penonaktifan airbag penumpang depan, minimnya penandaan sistem keselamatan anak, serta aspek pemasangan kursi anak yang belum optimal membuat keduanya hanya memperoleh tiga bintang.

Pada Sonet, ketiadaan sabuk pengaman tiga titik di seluruh posisi duduk juga memengaruhi hasil akhir.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya