Pangeran Harry dan Meghan Markle Akan Bawa Archie - Lilibet ke Inggris pada Juli

Pangeran Harry telah beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk membawa Archie dan Lilibet kembali ke negara tempat ia dilahirkan

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 20 Juni 2026, 15:05 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle melawat ke Australia pada April 2026. (dok. Jonathan Brady / POOL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pangeran Harry dan Meghan Markle, Duke dan Duchess of Sussex, dikabarkan akan membawa kedua anak mereka ke Inggris pada Juli mendatang. Demikian menurut informasi yang diperoleh BBC News.

Pangeran Harry dan Meghan akan didampingi Archie yang berusia tujuh tahun dan Lilibet yang berusia lima tahun. Kunjungan tersebut bertepatan dengan satu tahun menjelang penyelenggaraan Invictus Games berikutnya.

Dikutip dari BBC pada Sabtu (20/6/2026), ini akan menjadi kali pertama Harry, yang kini tinggal di California, Amerika Serikat, mengunjungi Inggris bersama keluarganya dalam empat tahun terakhir.

Sebelumnya, Pangeran Harry telah beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk membawa kedua anaknya kembali ke negara tempat ia dilahirkan. Namun, hingga saat ini belum jelas bagaimana pengaturan keamanan selama kunjungan tersebut.

Belum diketahui pula apakah Raja Charles III akan bertemu dengan kedua cucunya dalam kunjungan kali ini.

Terakhir kali sang Raja bertemu Archie dan Lilibet adalah saat perayaan Platinum Jubilee mendiang Ratu Elizabeth II pada 2022.

Dalam wawancara dengan BBC News tahun lalu, Pangeran Harry mengungkapkan keinginannya untuk melakukan "rekonsiliasi" dengan Keluarga Kerajaan Inggris.

Pada September tahun lalu, Harry bertemu ayahnya, Raja Charles III, di Clarence House, London. Pertemuan itu menjadi tatap muka pertama mereka sejak Februari 2024.

Langkah Awal Perbaiki Hubungan

Meghan Markle dan Pangeran Harry berpose bersama Lilibet Diana. (dok. Tangkapan layar Instagram @meghan/https://www.instagram.com/p/DZKE3Hpm46M/?hl=id&img_index=2/Dinny Mutiah)

Pertemuan tersebut dipandang sebagai langkah awal untuk memperbaiki hubungan antara ayah dan anak serta membangun kembali kepercayaan di tengah keretakan keluarga yang selama ini terlihat cukup dalam.

Status keamanan Pangeran Harry diturunkan setelah ia mengundurkan diri dari tugas kerajaan senior pada 2020 dan pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya.

Pada Mei lalu, Harry kalah dalam gugatan hukum yang bertujuan mengembalikan perlindungan kepolisian saat ia berkunjung ke Inggris.

Dalam wawancara dengan BBC setelah putusan tersebut, Harry mengatakan bahwa tidak aman membawa keluarganya kembali ke negara kelahirannya karena ia tidak dapat menjamin keselamatan mereka.

Pada Desember lalu, sejumlah sumber mengatakan kepada BBC bahwa akses keamanan bagi Harry saat berkunjung ke Inggris sedang dalam proses peninjauan.

Juru bicara pemerintah Inggris mengatakan pada Rabu:

"Sistem keamanan perlindungan yang diterapkan pemerintah Inggris bersifat ketat dan proporsional."

"Sudah menjadi kebijakan kami sejak lama untuk tidak memberikan informasi rinci mengenai pengaturan tersebut karena dapat mengganggu integritas sistem dan memengaruhi keamanan individu yang bersangkutan."

Juru bicara Duke of Sussex tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Pangeran Harry mendirikan Invictus Games di London pada 2014. Kompetisi olahraga internasional bagi personel militer dan veteran yang terluka tersebut akan digelar di Birmingham pada tahun depan.

Rayakan Ultah Pernikahan ke-8, Pangeran Harry Beri Kado Penguin untuk Meghan Markle

Pangeran Harry. ((Ben Stansall/Pool photo via AP, File)

Sementara itu, Pangeran Harry dan Meghan Markle merayakan ulang tahun (ultah) pernikahan ke-8 pada 19 Mei 2026. Untuk momen spesial tersebut, Harry memberi kado spesial untuk sang istri berupa penguin.

Penguin itu jelas bukan penguin hidup, tapi patung sepasang penguin yang disertai kartu bertuliskan 'satu-satunya kekasihnya'. Ada alasan khusus mengapa Harry memberikan kado tersebut untuk Meghan.

Penguin dikenal sebagai hewan monogami yang hanya punya satu pasangan seumur hidupnya. Selain itu, Meghan dan Harry pernah berdandan sebagai penguin di pesta pertunangan mereka.

"Saat kami bertunangan, kami mengadakan pesta dengan semua teman kami, dan kami berkata 'Semua orang pakai kostum hewan,' dan kami menjadi penguin," jelas Meghan kepada kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, dalam sebuah video yang dibagikannya di Instagram Stories, dikutip dari InStyle, Kamis (21/5/2026). "Karena mereka bersama seumur hidup."

Harry tidak berhenti di situ. Ia juga menghadiahkan istrinya kue lemon elderflower, yang memiliki rasa yang sama dengan kue pernikahan mereka.

"Selamat ulang tahun pernikahan untukmu!" Harry dan kedua anak mereka bernyanyi saat ia menyajikan hidangan penutup, yang kemudian ditambahkan Meghan, "dan Papa!"

Meghan juga merayakan dengan membagikan sejumlah foto yang belum pernah dilihat sebelumnya dari hari besar mereka. Dalam satu tayangan slide, pasangan suami istri yang baru menikah itu terlihat menari dan berciuman di resepsi pernikahan mereka. "Delapan tahun yang lalu hari ini…🌙," tulis pendiri As Ever itu.

Berbagi Foto Pernikahan

Meghan Markle tampil memukau dengan penampilannya saat menikah dengan Pangeran Harry, 19 Mei 2018 (AP Photo)

Dalam unggahan foto kedua, Meghan membagikan beberapa foto intim mereka berdua di tempat pernikahan mereka, Kapel St. George, ditambah beberapa foto penampilan Elton John di jamuan makan siang pasca-upacara yang diselenggarakan oleh Ratu Elizabeth di Aula St. George di Kastil Windsor. Sang Duchess mengulangi keterangan fotonya dari tayangan slide pertama, meskipun dengan emoji yang berbeda: "Delapan tahun yang lalu hari ini…☀️."

Sebelumnya, Meghan Markle kembali bergabung dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk misi mengampanyekan bahaya perundungan online. Ia menyampaikan pidato yang kuat pada acara peluncuran instalasi seni Lost Screen Memorial pada Minggu, 17 Mei 2026.

Instalasi itu merupakan proyek kolaborasi WHO dengan Archewell Philanthropies - yayasan yang didirikan Meghan dan Pangeran Harry pada 2020 sejak keluar dari Inggris. Instalasi itu menampilkan 50 kotak lampu yang menyala, masing-masing menampilkan gambar seorang anak yang meninggal akibat perundungan siber dan bahaya digital lainnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya