Saksikan Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Jumat 19 Juni Pukul 21.30 WIB di SCTV

Saksikan Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Jumat 19 Juni Pukul 21.30 WIB di SCTV

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 19 Juni 2026, 20:15 WIB
Sinetron Jejak Duka Diandra tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Jumat 19 Juni mengisahkan, suasana di halaman gedung pengadilan mendadak menjadi tegang ketika Jupiter terlihat berlari sambil menggendong Dimitri. Keduanya bergerak cepat menuju ruang sidang yang saat itu sedang berlangsung. Di dalam ruang pengadilan, hakim sudah berada di tahap akhir persidangan dan bersiap membacakan putusan yang akan menentukan nasib rumah tangga Dimitri dan Diandra.

Namun tepat sebelum keputusan dijatuhkan, sebuah teriakan keras memecah keheningan ruangan.

“Jangan!”

Semua orang sontak menoleh ke arah pintu. Dimitri yang masih dalam kondisi lemah terlihat digendong oleh Jupiter saat menerobos masuk ke ruang sidang. Kehadiran mereka membuat seluruh orang yang hadir terkejut. Vivian dan Jordan yang berada di lokasi hanya bisa menatap dengan wajah penuh ketidakpercayaan.

Diandra menjadi sosok yang paling terpukul melihat pemandangan tersebut. Ia menatap Dimitri dengan mata berkaca-kaca, seolah tidak percaya dengan apa yang ada di hadapannya. Air mata langsung mengalir di pipinya.

“Mas...? Mas... kamu... bukannya masih menjalani perawatan di Singapura?” ucap Diandra dengan suara bergetar.

Dimitri membalas tatapan istrinya dengan penuh ketulusan. Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, ia tetap memaksakan diri datang ke pengadilan demi satu alasan yang sangat penting.

“Karena aku tidak mau kehilangan kamu,” jawab Dimitri.

Kalimat sederhana itu langsung menghancurkan pertahanan Diandra. Ia tak mampu lagi menahan tangisnya. Perasaan haru, bahagia, dan lega bercampur menjadi satu setelah melihat suaminya muncul di saat yang paling menentukan.

Hakim kemudian berusaha mengembalikan ketertiban sidang. Ia memastikan identitas pria yang baru saja datang tersebut.

“Saudara Dimitri Aidan Wijaya?” tanya hakim.

Dimitri mengangguk dan menjawab dengan tegas.

Hakim lalu mengingatkan bahwa selama proses persidangan berlangsung, Dimitri sebagai pihak termohon tidak pernah sekali pun menghadiri sidang yang telah dijadwalkan.

Dengan tenang Dimitri menjelaskan alasan ketidakhadirannya.

“Saya tidak mengetahui adanya persidangan ini. Baru hari ini saya mendapat informasi mengenai sidang tersebut,” ungkapnya.

Pernyataan Dimitri membuat suasana ruang sidang kembali berubah. Semua yang hadir mulai menyadari bahwa ada fakta-fakta penting yang selama ini belum terungkap. Persidangan yang hampir mencapai putusan akhir pun terancam berubah arah setelah kemunculan Dimitri yang tak terduga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya