Adik Kim Jong Un Kecam G7 soal Denuklirisasi Korut

Adik Kim Jong Un menyebut, denuklirisasi cuma omong kosong.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 19 Juni 2026, 13:01 WIB
Ekspresi Kim Yo Jong saat melakukan pertemuan dengan Presiden Korsel, Moon Jae-in di Seoul, Korea Selatan, Sabtu, (10/2). Presiden Moon mengadakan makan siang untuk pejabat senior Korut termasuk adik Kim Jong-Un. (Kim Ju-sung/Yonhap via AP)

Liputan6.com, Pyongyang - Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyatakan ketidakpuasan yang mendalam terhadap deklarasi bersama Kelompok Tujuh (G7).

Pasalnya, kelompok beranggotakan tujuh negara itu menyerukan denuklirisasi secara total di Korea Utara, menurut media pemerintah setempat pada Kamis (18/6/2026).

Dalam sebuah pernyataan, Kim Yo Jong yang juga menjabat sebagai pejabat senior partai penguasa Korea Utara itu mengatakan denuklirisasi adalah tujuan kosong yang tidak akan pernah terwujud, dikutip dari Antara News, Jumat (19/6).

Dia juga menolak tuntutan negara-negara G7 dengan menyebutnya "sama sekali ketinggalan zaman", menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Kim Yo Jong menegaskan kembali sikap Korea Utara yang menanggap senjata nuklir sangat penting untuk pertahanan diri dan negaranya tidak akan pernah menerima denuklirisasi.

Pernyataan Kim Yo Jong itu muncul setelah para pemimpin G7 bertemu di Kota Evian-les-Bains, Prancis, dalam KTT yang berlangsung hingga Rabu (17/6).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya