Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel

Davina Karamoy menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah Hanania Travel.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 18 Juni 2026, 20:25 WIB
Wajah Davina Karamoy dipulas dengan kontur yang cukup tegas pada hidung dan rahang [@davinakaramoy]

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Davina Karamoy mengaku sempat menerima uang saku dari Hanania Travel. Namun, seluruh uang yang diterimanya telah dikembalikan kepada penyidik.

Davina telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah Hanania Travel di Polda Metro Jaya pada Kamis (18/6/2026).

“Alhamdulillah lancar. Ada beberapa pertanyaan dan sudah terjawab semua, sudah selesai,” ujar Davina.

Ia menjelaskan bentuk kerja sama yang dijalaninya dengan Hanania Travel tidak berbeda dengan sejumlah publik figur lain yang pernah diberangkatkan untuk umrah.

“Sama seperti yang lain. Memang saya mendapat uang saku,” katanya.

Davina menegaskan uang saku tersebut hanya diterima olehnya, meski saat berangkat umrah ia pergi bersama keluarganya. Karena itu, uang yang dikembalikan kepada penyidik hanya sebatas nominal yang diterimanya secara pribadi.

“Aku sekeluarga berangkat, tapi yang menerima hanya aku. Jadi yang aku kembalikan hanya yang aku dapat,” ujarnya.

Davina mengaku pertama kali mengenal Hanania Travel setelah dihubungi oleh seorang karyawan bernama Adit. Saat itu, ia juga sempat menelusuri akun Instagram Hanania Travel dan melihat berbagai ulasan, termasuk dari sejumlah artis yang telah lebih dulu menggunakan jasa perjalanan tersebut.

“Aku ditawari sama Kak Adit, terus dikasih Instagram Hanania. Aku lihat banyak review dan beberapa teman artis juga sudah berangkat. Waktu itu memang pas aku ingin umrah, akhirnya kerja sama,” tuturnya.

 

Pengalaman Umrah Pertama

Davina Karamoy menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah Hanania Travel. (Liputan6.com/Ady Anuugrahadi)

Ia mengatakan perjalanan bersama Hanania Travel merupakan pengalaman umrah pertamanya. Davina berangkat umrah pada 2024 dan kembali menunaikan ibadah yang sama pada 2025.

“Itu umrah pertama aku juga. Baru dua kali, di 2024 dan 2025,” ucapnya.

Saat ditanya apakah merasa dirugikan karena namanya ikut terseret dalam perkara tersebut, Davina memilih bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Aku di sini hanya memenuhi aja, biar kooperatif,” katanya.

Menurut Davina, kasus tersebut menjadi pelajaran berharga agar dirinya lebih berhati-hati dalam menerima tawaran kerja sama di masa mendatang.

“Ini jadi pembelajaran buat aku untuk lebih mawas diri dan lebih berhati-hati,” ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya