Konflik Israel-Hizbullah, Ribuan Bangunan di Lebanon Hancur

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 18 Juni 2026, 18:30 WIB
Konflik Israel-Hizbullah, Ribuan Bangunan di Lebanon Hancur
Serangan udara Israel di Lebanon Selatan telah menyebabkan kehancuran masif, dengan ribuan bangunan hancur. Di kota bersejarah Tyre, puluhan bangunan tempat tinggal, termasuk fasilitas medis seperti Rumah Sakit Jabal Amel, serta situs Warisan Dunia UNESCO rusak akibat serangan udara Israel. Data yang dihimpun Dewan Nasional untuk Penelitian Ilmiah Lebanon (National Council for Scientific Research/CNRS) sejak 2 Maret hingga 17 Mei 2026 mendapati lebih dari 68.000 unit hunian di Lebanon mengalami kerusakan atau hancur akibat eskalasi perang antara Israel dan Hizbullah. Sementara, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNDP), dalam penilaian cepatnya mengungkap kerugian fisik pada bangunan di wilayah Beirut dan sekitarnya mencapai sedikitnya USD 365 juta. Secara keseluruhan, konflik bersenjata ini telah memaksa lebih dari 1,2 juta warga Lebanon mengungsi dari rumah mereka.
Warga memeriksa dan membersihkan puing-puing dari bangunan yang rusak akibat serangan Israel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Seorang wanita berjalan melewati apartemennya yang rusak akibat serangan Israel di kota Pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Seorang warga melemparkan puing-puing dari sebuah apartemen di sebuah gedung yang rusak akibat serangan Israel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Seorang warga melemparkan puing-puing dari sebuah apartemen di sebuah gedung yang rusak akibat serangan Israel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Warga memeriksa dan membersihkan puing-puing dari bangunan yang rusak akibat serangan Israel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Seorang warga memeriksa sebuah bangunan yang rusak akibat serangan Israel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon Selatan, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya