11 Tanaman untuk Mengatasi Kucing Liar yang Suka Tidur di Teras dan Mengotori Halaman

Tanaman untuk mengatasi kucing liar yang suka tidur di teras dapat menjadi solusi alami, aman, dan estetik untuk menjaga area rumah tetap bersih

oleh Arini NuranisaDiterbitkan 21 Juni 2026, 15:00 WIB
Tanaman untuk mengatasi kucing liar yang suka tidur di teras. [Gemini AI]

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman untuk mengatasi kucing liar yang suka tidur di teras dapat menjadi solusi alami yang efektif. Beberapa tanaman memiliki aroma kuat atau tekstur tertentu yang tidak disukai kucing, sehingga membantu mencegah mereka mendekati area teras.

Metode ini lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan bahan kimia yang berpotensi membahayakan hewan maupun lingkungan sekitar. Selain itu, tanaman juga dapat mempercantik tampilan teras dan halaman rumah.

Berbagai tanaman herbal dan bunga hias dapat dimanfaatkan sebagai penghalang alami. Selain membantu mengusir kucing liar, tanaman tersebut juga menambah nilai estetika dan kenyamanan di area rumah. Berikut daftar tanaman untuk mengatasi kucing liar yang suka tidur di teras, oleh Liputan6.com, Kamis (18/6/2026).

Aroma Menyengat yang Dibenci Kucing

Gunakan Lavender atau Eucalyptus dalam Kadar Sangat Rendah. Foto: Gemini

1. Lavender

Lavender (Lavandula angustifolia) dikenal dengan aromanya yang menenangkan bagi manusia, namun sangat tidak disukai oleh indra penciuman kucing yang sensitif. Senyawa linalool di dalamnya menciptakan bau kuat yang mengiritasi hidung kucing, menjadikannya penghalang efektif tidak hanya untuk kucing tetapi juga nyamuk. Tanaman ini dapat tumbuh di pot atau taman, menyukai sinar matahari langsung, tanah gembur, serta tahan kekeringan dan dapat bertahan lama tanpa air.

2. Rosemary

Rosemary (Rosmarinus officinalis) juga mengeluarkan aroma tajam seperti pinus yang mengganggu kenyamanan kucing. Tanaman herbal ini mudah dirawat, tahan terhadap panas, dan tidak memerlukan banyak air, menjadikannya pilihan ideal untuk iklim tropis. Penanamannya bisa dilakukan di pot-pot kecil atau di dekat pintu dan jendela.

3. Tanaman Inggu atau Rue 

Tanaman Inggu atau Rue (Ruta graveolens) dikenal memiliki bau menyengat yang kuat dan tidak disukai kucing. Meskipun efektif sebagai pengusir alami, tanaman ini perlu ditangani dengan hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit jika disentuh langsung oleh anak kecil atau hewan peliharaan. Inggu tumbuh subur di area kering dan cerah, bahkan dapat berfungsi sebagai pelindung di perbatasan taman, dengan bunga kuning cerah yang menarik.

4. Coleus Canina

Coleus Canina, yang populer dengan julukan "Scaredy-Cat Plant", memang dikembangkan khusus untuk mengusir hewan liar, termasuk kucing. Tanaman ini mengeluarkan bau tidak sedap yang mirip aroma sigung atau tikus saat disentuh atau dilalui, sangat efektif membuat kucing menjauh. Untuk pertumbuhan optimal, Coleus Canina membutuhkan paparan sinar matahari penuh.

Kesegaran Citrus dan Mint yang Mengusir

Sebar Kulit Jeruk atau Lemon. Foto: Gemini

5. Serai

Serai (Cymbopogon citratus) dan Citronella merupakan pilihan ampuh berkat aroma jeruknya yang kuat dan segar. Bau ini terlalu intens bagi indra penciuman kucing, sehingga membuat mereka enggan mendekat. Serai dapat tumbuh tinggi dan membentuk pagar alami, sangat cocok ditanam di lingkungan panas dengan sinar matahari penuh. Minyak sitronela juga bisa digunakan sebagai campuran pengusir kucing.

6. Lemon

Kelompok tanaman beraroma lemon lainnya yang tidak disukai kucing adalah Lemon Balm (Melissa officinalis) dan Lemon Thyme (Thymus citriodorus). Lemon balm, dengan aroma segarnya seperti lemon, tumbuh cepat dan mudah beradaptasi. Sementara itu, lemon thyme juga merupakan herbal dengan aroma jeruk yang kuat dan segar yang tidak disukai kucing.

7. Mint

Mint, khususnya peppermint dan spearmint, memiliki aroma yang sangat kuat dan menyegarkan bagi manusia, namun sangat dibenci oleh kucing. Tanaman ini dikenal tumbuh cepat dan mudah menyebar, menjadikannya pilihan yang baik sebagai penutup tanah di area yang ingin dilindungi dari kucing.

Tanaman dengan Tekstur dan Senyawa Khusus

Ilustrasi bunga mawar merah (Sumber:Pixabay)

8. Geranium

Geranium (Pelargonium) menawarkan solusi ganda. Daunnya mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai kucing, meskipun bagi manusia baunya menyenangkan. Selain aromanya, beberapa varietas geranium juga memiliki daun berduri atau bertekstur yang tidak nyaman untuk diinjak kucing. Tanaman ini mudah tumbuh di berbagai jenis tanah (kecuali yang terlalu basah) dan menyukai sinar matahari atau teduh parsial, serta dapat mempercantik teras dengan bunga-bunganya yang cerah dan beragam.

9. Oregano

Oregano (Origanum vulgare) mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol. Senyawa ini berpotensi mengiritasi sistem pernapasan kucing, sehingga membuat mereka menjauh. Oregano mudah tumbuh dan berkembang baik di jenis tanah yang memiliki drainase baik.

10. Tanaman herbal kari

Tanaman herbal kari (Helichrysum italicum) mengeluarkan bau yang sangat kuat ketika daunnya dihancurkan, aroma ini tidak disukai oleh kucing dan hewan lain. Selain itu, Pennyroyal (Mentha pulegium), anggota terkecil dari keluarga mint, juga mengeluarkan aroma spearmint yang sangat kuat. Namun, perlu diingat bahwa minyak pennyroyal bersifat beracun, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan hati-hati.

11. Tanaman berduri

Untuk pencegahan fisik, tanaman berduri menjadi pilihan efektif. Kucing cenderung menghindari permukaan yang tidak nyaman untuk diinjak. Menanam mawar, semak beri, holly, atau pyracantha di sekitar batas taman atau di depan petak bunga dapat menghalangi kucing masuk atau menggali.

Pertanyaan Seputar Tanaman Pengusir Kucing Liar

Tanaman apa saja yang efektif mengusir kucing liar dari teras?

Beberapa tanaman yang efektif mengusir kucing liar antara lain lavender, rosemary, rue, Coleus Canina, geranium, serai, citronella, lemon balm, lemon thyme, mint, pennyroyal, oregano, tanaman herbal kari, dan tanaman berduri seperti mawar.

Bagaimana cara kerja tanaman-tanaman ini dalam mengusir kucing?

Tanaman-tanaman ini bekerja dengan mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai indra penciuman kucing yang sensitif, seperti aroma linalool pada lavender atau bau tajam pada rosemary. Beberapa tanaman, seperti Coleus Canina, mengeluarkan bau tidak sedap saat disentuh, sementara geranium dan tanaman berduri memiliki tekstur yang tidak nyaman untuk diinjak kucing. Oregano mengandung senyawa carvacrol yang dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing.

Apakah ada tanaman pengusir kucing yang berpotensi berbahaya bagi hewan peliharaan atau anak kecil?

Ya, tanaman inggu (rue) dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit jika disentuh langsung oleh anak kecil atau hewan peliharaan. Selain itu, minyak pennyroyal bersifat beracun, sehingga penanganannya perlu hati-hati.

Bagaimana tips menanam tanaman pengusir kucing agar lebih efektif?

Untuk efektivitas maksimal, tempatkan tanaman di sekitar batas teras atau area yang sering dikunjungi kucing. Kombinasikan beberapa jenis tanaman untuk menciptakan benteng aroma alami yang lebih kuat. Pastikan juga tanaman mendapatkan perawatan yang tepat agar tumbuh subur dan aromanya tetap kuat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya