Kronologi Yacht Berbendera Australia Terdampar di Rote Ndao

Kapal itu ditemukan tanpa ABK dan penumpang.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 17 Juni 2026, 20:28 WIB
Yacht Berbendera Australia Terdampar di Rote Ndao (Dok: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Kapal jenis yacht berbendera Australia terdampar di Pantai Duile, Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Selasa (16/6/2026). Aparat Kepolisian Sektor Rote Timur wilayah Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, langsung lakukan penyelidikan.

Kepala Polsek Rote Timur Inspektur Polisj Dua, A. Ikram Mahben mengatakan, kapal tersebut ditemukan tanpa awak dan penumpang sehingga memunculkan sejumlah pertanyaan terkait asal-usul dan penyebab kapal itu terdampar di wilayah perairan Indonesia.

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah dokumen yang mengarah pada identitas kapal, termasuk formulir penawaran pembelian dan perjanjian jual beli yang memuat nama kapal Balamara, tipe kapal, nomor lambung, serta identitas penjual dan pembeli," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (17/6/2026).

 

Ditemukan Tanpa Awak

Kapal bernama Balamara itu pertama kali ditemukan warga setempat dalam kondisi kandas tanpa anak buah kapal (ABK) maupun penumpang.

Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Faifua Ajun Inspektur Polisj Dua Yermias Benu, yang selanjutnya diteruskan kepada Polsek Rote Timur untuk dilakukan pengecekan di lokasi.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kapal beserta barang-barang yang masih berada di dalamnya.

Selain dokumen, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di dalam kapal, di antaranya satu unit GPS, televisi, bor listrik, serta beberapa pakaian.

Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Polres Rote Ndao Ajun Komisaris Besar Polisi Mardiono dalam keterangan yang diterima di Kupang, menjelaskan langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan kapal tidak hanyut terbawa arus, sekaligus menjaga barang bukti yang berpotensi membantu mengungkap kronologi keberadaan kapal tersebut di wilayah Rote Timur.

Karena kapal tersebut berbendera Australia, polisia akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menelusuri status kapal, pemilik terakhir, serta kemungkinan adanya laporan kehilangan atau insiden pelayaran yang melibatkan kapal tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap dokumen dan barang yang ditemukan. Koordinasi dengan pihak terkait akan dilakukan untuk memastikan identitas kapal dan mengetahui bagaimana kapal ini bisa terdampar tanpa awak di perairan Rote Timur," kata Kapolres.

Kapal Balamara untuk sementara ditambatkan di lokasi penemuan dengan bantuan masyarakat setempat sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya