Liputan6.com, Jakarta - Lahan sempit bukan halangan untuk menikmati buah segar dari kebun sendiri. Dengan memanfaatkan drum bekas sebagai wadah tanam, Anda bisa memiliki tanaman buah produktif di halaman rumah. Teknik ini dikenal sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot). Bahkan teknik ini bisa diterapkan dengan menggunakan drum bekas sebagai wadah tanam dan ternyata mampu menghasilkan buah.
Memilih tanaman buah dalam drum bekas yang bisa berbuah sepanjang tahun bukanlah hal mustahil. Banyak jenis tanaman yang cocok dan justru lebih cepat berbuah karena pertumbuhan akar dibatasi oleh wadah. Jika dikelola dengan benar, tanaman di dalam drum dapat menjadi "mesin uang" skala rumah tangga yang produktif.
Advertisement
Artikel ini menyajikan 8 rekomendasi tanaman buah yang cocok ditanam di drum bekas, lengkap dengan karakteristik, tips perawatan, dan alasan mengapa tanaman ini bisa berbuah sepanjang tahun agar Anda bisa tetap produktif di tengah tantangan lahan yang terbatas. Simak jenis tanaman buah yang bisa berbuah sepanjang tahun meski hanya ditanam di drum bekas berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (17/6/2026).
1. Jeruk (Sunkis, Nagami, Santan, Nipis)
Jeruk merupakan tanaman yang sangat direkomendasikan karena kemudahannya dalam berbuah di dalam pot. Jeruk termasuk komoditas yang permintaannya stabil sepanjang tahun dan hampir selalu memiliki pasar. Varietas seperti jeruk sunkis dan nagami dikenal sangat rajin berbuah, sementara jeruk santan memiliki rasa manis dominan dan aroma segar.
Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh (di atas 50% paparan sinar matahari) untuk merangsang pembungaan. Untuk hasil maksimal, pastikan perawatan rutin dilakukan, termasuk pemangkasan untuk menjaga estetika dan kesehatan pohon.
2. Jambu Air Madu
Jambu air madu memiliki pertumbuhan relatif cepat, mudah dirawat, dan mampu menghasilkan buah dalam jumlah banyak meskipun ukuran tanaman tidak terlalu besar. Dalam kondisi perawatan yang baik, satu pohon dapat dipenuhi puluhan hingga ratusan buah. Nilai jualnya pun tinggi di pasar buah segar.
Tanaman ini dapat berbuah dalam waktu 6–12 bulan setelah tanam dari bibit hasil cangkok atau okulasi. Dengan teknik tabulampot yang tepat, jambu air madu sangat berpotensi untuk berbuah sepanjang tahun.
3. Mangga
Mangga adalah tanaman buah tropis paling populer di Indonesia. Pohon mangga yang ditanam secara vegetatif (cangkok/okulasi) cenderung lebih kecil, padat, dan mulai berbuah lebih cepat, yakni pada usia 6–8 bulan.
Kunci sukses menanam mangga di drum bekas adalah memastikan drainase yang baik agar akar tidak tergenang, terutama saat musim hujan. Manajemen air dan pemupukan yang disiplin akan membuat tanaman mangga Anda tetap produktif.
4. Belimbing Manis
Belimbing manis merupakan salah satu jenis tabulampot yang paling gampang berbuah. Tanaman ini dikenal rajin berbunga dan berbuah terus-menerus dalam satu waktu. Buahnya yang segar kaya akan nutrisi dan sangat disukai banyak orang.
Perawatannya sangat sederhana, sehingga sangat cocok bagi pemula yang baru belajar menanam buah di drum bekas. Hasil panennya pun cukup memuaskan bagi koleksi tabulampot di rumah.
5. Sawo Manila
Sawo Manila memiliki umur produktif yang sangat panjang—bisa mencapai puluhan tahun dengan perawatan sederhana. Buahnya yang manis selalu memiliki penggemar setia. Karakter pertumbuhannya yang kokoh sangat cocok dibentuk dalam pot besar seperti drum.
Meski kategorinya cukup sulit berbuah dibandingkan jenis lain, dengan pemangkasan rutin dan pemupukan berkala, Sawo Manila dapat dipaksa untuk berbuah meski ditanam dalam drum bekas.
6. Kelengkeng (Varietas Dataran Rendah)
Varietas kelengkeng seperti Itoh atau Pingpong terbukti tahan terhadap cuaca panas maupun hujan, sehingga sangat cocok ditanam di pot besar atau drum. Pohonnya kokoh dan mampu tumbuh optimal meski dalam ruang terbatas.
Pilihlah varietas kelengkeng yang memang spesifik untuk dataran rendah. Berikan sinar matahari yang cukup dan pastikan drainase tanah terjaga agar pertumbuhan tanaman tetap stabil dan rajin berbuah.
7. Kedondong
Bagi Anda pecinta rujak, kedondong adalah pilihan tepat. Ini adalah salah satu tanaman yang paling gampang berbuah saat ditanam di pot. Pohonnya bisa menghasilkan buah yang sangat lebat dan tampak cantik.
Karena ketahanannya yang tinggi dan kemudahannya untuk berbuah, kedondong sangat direkomendasikan bagi pemula yang baru ingin memulai berkebun dengan media drum bekas.
8. Buah Naga
Tanaman buah naga dikenal sangat produktif karena mampu berbuah sepanjang tahun dan mudah ditanam di pot atau drum bekas. Selain buahnya yang segar dan kaya manfaat, tanaman ini memberikan nilai estetika yang unik di halaman rumah.
Agar bisa tumbuh maksimal, sediakan ajir (tiang rambat) dari bambu atau besi. Tanaman akan merambat pada ajir tersebut dan mulai memproduksi buah secara rutin dengan perawatan yang tepat.
Pertanyaan Seputar Tanaman Buah dalam Drum Bekas yang Bisa Berbuah Sepanjang Tahun
Q: Apa itu tabulampot?
A: Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot, yaitu teknik menanam buah dengan media pot, drum bekas, atau polybag sebagai wadah.
Q: Mengapa tanaman buah dalam drum bekas lebih cepat berbuah?
A: Karena ruang gerak akar terbatas, energi tanaman tidak terbuang untuk memperluas akar dan batang, sehingga lebih fokus pada pembentukan bunga dan buah.
Q: Apa saja tanaman yang masuk kategori mudah berbuah di tabulampot?
A: Mangga, jambu air, jambu biji, jeruk, belimbing, buah naga, dan kedondong termasuk kategori tanaman yang mudah berbuah (biasanya mulai berbuah dalam 6–8 bulan).
Q: Berapa ukuran drum yang ideal untuk tabulampot?
A: Drum bekas berkapasitas 100–200 liter sangat ideal karena ukurannya cukup besar untuk menunjang pertumbuhan akar tanaman buah dalam jangka panjang.
Q: Apakah semua jenis tanaman buah bisa ditanam di drum bekas?
A: Hampir semua jenis bisa tumbuh, tetapi tidak semua bisa berbuah dengan maksimal. Sangat disarankan untuk memilih bibit vegetatif dan varietas yang memang terbukti cocok untuk sistem tabulampot.
Q: Bagaimana cara membuat drainase pada drum bekas?
A: Bor beberapa lubang di bagian bawah drum agar air tidak menggenang. Letakkan drum di atas alas atau batu bata agar air bisa mengalir keluar dengan lancar.
Q: Apakah drum bekas harus dicat atau dilapisi khusus?
A: Untuk drum besi, sebaiknya dilapisi cat anti karat agar lebih awet. Untuk drum plastik, cukup dibersihkan dengan sabun dan bilas hingga benar-benar bersih dari sisa bahan kimia.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga panen pertama?
A: Tergantung jenis tanaman dan bibit. Tanaman kategori mudah berbuah bisa mulai panen dalam 6–8 bulan, sedangkan kategori yang lebih lambat bisa membutuhkan waktu 3 tahun atau lebih.