Sopir Grand Livina Seruduk Motor hingga Angkringan Ternyata Pensiunan TNI

Meski merugikan banyak pihak, pensiunan TNI itu belum jadi tersangka.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 16 Juni 2026, 20:41 WIB
Pensiunan TNI Pengemudi Grand Livina Tabrak Pemotor dan Angkringan (Liputan6.com/Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Fakta baru terungkap dalam kasus kecelakaan beruntun Grand Livina menabrak pemotor, pedagang angkringan, pembeli, hingga sejumlah kendaraan di Kota Bandar Lampung. Pengemudi mobil berinisial AR (60) diketahui merupakan seorang pensiunan TNI.

Meski kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis, polisi hingga kini belum menetapkan AR sebagai tersangka.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Alvira Yunita, mengatakan status hukum pengemudi masih dalam proses penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan pak. Untuk sopir masih kami dalami. Untuk tes urine sudah kami lakukan, hasilnya negatif," kata Alvira saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Pernyataan serupa disampaikan Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, AKP R Manggala Agung. Menurutnya, penyidik masih melakukan pendalaman sebelum menentukan status hukum pengemudi.

"Masih pendalaman dan akan digelarkan terlebih dahulu," ujar Manggala.

 

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di Jalan Kartini, tepatnya di depan Central Plaza Bandar Lampung, dan berlanjut hingga kawasan depan Bank Panin.

Hasil pemeriksaan sementara, pengemudi Grand Livina warna abu-abu itu diduga kehilangan konsentrasi akibat kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

"Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Hasil sementara diduga karena kelelahan atau mengantuk. Setelah kejadian pertama, pengemudi diduga panik sehingga terus melaju," kata Manggala.

Menurut dia, AR yang mengemudikan mobil dari arah Rumah Sakit Bumi Waras menuju Jalan Kartini awalnya menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai AH di depan Central Plaza.

Akibat benturan tersebut, pengendara motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Namun, mobil tidak berhenti dan justru terus melaju ke arah kawasan Bambu Kuning.

Sesampainya di depan Bank Panin, kendaraan kembali menabrak gerobak angkringan, gerobak martabak, serta dua orang yang berada di lokasi, yakni SW dan A.

Tak hanya itu, mobil juga menghantam tiga sepeda motor yang sedang terparkir dan sebuah Toyota Avanza warna abu-abu yang terparkir di sekitar lokasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, tiga korban mengalami luka-luka dan sejumlah kendaraan serta gerobak usaha mengalami kerusakan.

Saat ini Satlantas Polresta Bandar Lampung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus menentukan status hukum pengemudi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya