Liputan6.com, Jakarta - Tim nasional Portugal mengusung target besar kala berlaga di ajang Piala Dunia 2026. Kendati begitu, di balik target tinggi memburu gelar juara, skuad Selecao juga membawa misi emosional berupa penghormatan mendalam bagi figur yang pernah menjadi pilar penting tim.
Seluruh penggawa Portugal, tidak terkecuali Cristiano Ronaldo, tertangkap kamera memakai gelang peringatan khusus ketika melakoni agenda latihan di Miami. Atribut tersebut sengaja dipersiapkan sebagai dedikasi terhadap mendiang Diogo Jota.
Advertisement
Mantan juru gedor Liverpool tersebut wafat secara tragis dalam sebuah insiden kecelakaan mobil pada tahun lalu. Kepergian sang penyerang menyisakan kesedihan yang mendalam bagi para sejawatnya di tim nasional.
Melalui momentum ini, Portugal berkomitmen untuk terus menghidupkan memori tentang Jota di sepanjang keikutsertaan mereka pada Piala Dunia 2026. Gelang peringatan ini bakal beralih fungsi menjadi simbol solidaritas sekaligus pelecut semangat bagi internal tim sepanjang kejuaraan.
Kisah di Balik Gelang Penghormatan untuk Diogo Jota
Pihak Portugal secara resmi memperkenalkan gelang peringatan yang bakal melekat pada tangan para pemain sepanjang kiprah mereka di Piala Dunia 2026. Gagasan pemakaian atribut ini berawal dari momen pertemuan internal skuad bersama Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, menjelang bertolak menuju benua Amerika Utara.
Pilar lini tengah PSG, Vitinha, memaparkan bahwa gelang tersebut diserahkan secara langsung oleh Montenegro sebagai cinderamata eksklusif bagi seluruh delegasi tim. Aksesori ini juga telah diproduksi sedemikian rupa agar selaras dengan aturan ketat FIFA, sehingga legal dipakai saat laga resmi bergulir.
Berdasarkan keterangan Vitinha, pihak manajemen memberikan keleluasaan bagi tiap pemain untuk menyepakati mekanisme serta waktu pemakaian gelang tersebut. Pada prosesnya, seluruh anggota tim kompak untuk memakai aksesori itu demi menghormati mendiang Jota.
"Pada dasarnya, cerita di balik gelang ini adalah, ketika kami bertemu dengan Perdana Menteri, beliau menawarkan gelang ini kepada kami," kata bintang PSG itu, dikutip dari Goal.
"Mereka memastikan bahwa itu adalah gelang yang bisa kami kenakan di lapangan. Gelang itu memiliki semua spesifikasi agar kami bisa memasuki lapangan dengan mengenakannya, dengan nama semua pemain ditambah nama khusus Diogo Jota.”