Spanyol vs Tanjung Verde: Lamine Yamal Bisa Main Gak Sih?

Timnas Spanyol sudah bisa diperkuat oleh Lamine Yamal ketika menghadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 15 Juni 2026, 21:07 WIB
Lamine Yamal (kiri belakang) dan Nico Williams (kanan belakang) merayakan gol yang dicetak Dani Olmo pada laga Spanyol versus Jerman pada perempat final Piala Eropa 2024, Jumat (5/7/2024). (AP Photo/Michael Probst)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memastikan bahwa Lamine Yamal berada dalam kondisi fisik yang sangat baik menjelang pertandingan melawan Tanjung Verde pada Senin (16/6) di Piala Dunia 2026.

La Furia Roja berpeluang mengambil alih puncak klasemen Grup H jika mampu meraih kemenangan atas Tanjung Verde. Namun, perhatian publik tertuju pada kondisi Yamal yang sempat diragukan tampil setelah mengalami cedera hamstring saat membela Barcelona pada April lalu.

Sejak mengalami cedera tersebut, pemain berusia 18 tahun itu belum kembali bermain, baik untuk klub maupun tim nasional. Kondisi itu sempat menimbulkan kekhawatiran bahwa dirinya akan melewatkan fase grup Piala Dunia.

Meski demikian, De la Fuente baru-baru ini memberikan kabar terkait kondiri terbaru Yamal. Ia menegaskan bahwa Yamal telah pulih dan siap memberikan kontribusi bagi tim. 


Yamal Bisa Main, Tapi Tidak Bisa Starter?

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberi instruksi kepada Lamine Yamal di laga semifinal UEFA Nations League kontra Prancis di MHPArena, Stuttgart, Jerman, Kamis, 5 Juni 2025. (AP Photo/Martin Meissner)

Dalam wawancaranya yang dikutip Goal International baru-baru ini, Luis De La Fuente membeberkan bahwa kondisi Yamal saat ini sudah 100% fit untuk tampil.

Namun ia menilai masih terlalu dini untuk memainkan winger Barcelona itu sebagai starter. Sehingga ia mungkin baru memberikan kesempatan kepada sang winger tampil sebagai pemain pengganti di laga ini.

"Lamine dalam kondisi prima, dan ia pulih di waktu yang tepat, namun ia tidak akan masuk dalam susunan pemain inti, dan kami akan melihat bagaimana jalannya pertandingan untuk mengevaluasi kontribusinya bagi tim."

 


Pilihan yang Bijak

Laga uji coba antara Timnas Spanyol kontra Mesir di RCDE Stadium, Barcelona, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB, tercoreng aksi oknum suporter yang tidak terpuji. Lamine Yamal, mengecam keras nyanyian rasis dan Islamofobia yang menggema dalam laga uji coba tersebut. (AP/Joan Monfort)

Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Euro 2024 dan menjadi salah satu favorit kuat untuk meraih gelar. Dalam peringkat FIFA, mereka hanya berada di bawah Argentina yang merupakan juara dunia edisi sebelumnya.

Di atas kertas, Tanjung Verde bukan lawan yang sepadan. Tim asal Afrika itu menempati peringkat ke-67 dunia dan baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia sebagai negara merdeka.

Karena itu, Spanyol tetap difavoritkan untuk meraih kemenangan meski tanpa menurunkan Yamal sejak menit pertama. Dengan jadwal turnamen yang masih panjang, pengelolaan menit bermain sang pemain muda menjadi aspek yang sangat penting.

Menempatkan Yamal di bangku cadangan dan memberinya kesempatan bermain sebagai pemain penggant jadi pilihan yang lebih bijak. Langkah tersebut dapat membantu menjaga kebugarannya agar tetap tersedia hingga fase gugur.

Sumber: Goal International

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya