Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait BBM jenis solar beberapa kali beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Jubir ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar Saat Pertamax Naik Harga
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Jubir Kementerian ESDM meminta masyarakat memakai solar setelah Pertamax naik harga. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya Threads. Akun itu mempostingnya pada 14 Juni 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel berjudul:
"Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM: Ada Solar Yang Murah, Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?"
Akun itu menambahkan narasi:
"Uang pajakmu yang semakin mencekik itu, selain dikorupsi juga buat menggaji orang-orang kualitas rendahan seperti ini".
Lalu benarkah postingan artikel Jubir Kementerian ESDM meminta masyarakat memakai solar setelah Pertamax naik harga? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Viral Video Minyak Goreng Curah Dicampur Solar Beredar di Masyarakat, Simak Faktanya
Beredar di media sosial postingan video minyak goreng curah yang dicampur dengan solar untuk dijual ke masyarakat. Video itu ramai dibagikan sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 28 Februari 2022.
Dalam postingannya terdapat video berdurasi 3 menit 39 detik dengan logo Liputan6.com di sisi kanan atas. Sementara di kanan bawah terdapat logo.
Di dalam video itu terdapat teks sebagai berikut:
"Ya Allah teganya minyak goreng dioplos dengan solar, lebih baik beli yg kemasan mahal tapi dijamin sehat"
Selain itu akun tersebut menambahkan narasi: "Minyak goreng dioplos dengan solar.Hati2 ya.."
Hingga saat ini postingan itu telah mendapatkan 10 komentar dan dibagikan 66 kali.
Lalu benarkah postingan video minyak goreng curah yang dicampur dengan solar untuk dijual ke masyarakat? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.