Megawati Kembali ke Makam Bung Karno, Ada Pesan yang Terus Dirawat

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, ziarah tersebut memiliki makna mendalam bagi Megawati dan kader partai.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 14 Juni 2026, 19:52 WIB
Megawati Kembali Ziarah ke Makam Bung Karno. Dok: PDIP

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali berziarah ke makam ayahnya, Proklamator RI Bung Karno, di Blitar, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). Megawati tiba di Blitar usai mendarat di Bandara Kediri dari Bali. Dari bandara, rombongan langsung menuju Kompleks Makam Bung Karno.

Dalam ziarah tersebut, Megawati didampingi putranya M. Prananda Prabowo, cicitnya, serta sejumlah anggota keluarga besar Bung Karno, di antaranya Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno.

Sejumlah petinggi PDIP juga turut mendampingi, antara lain Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus, Darmadi Durianto, Ronny Talapessy, dan Said Abdullah. Turut hadir Guru Besar Universitas St. Petersburg Rusia Connie Rahakundini Bakrie serta anggota DPR RI Fraksi PDIP Samuel Wattimena.

Suasana haru tampak usai prosesi doa. Megawati keluar dari area makam dengan digandeng Prananda Prabowo. Keduanya kemudian melambaikan tangan ke arah warga yang telah menunggu.

Megawati lalu menghampiri kerumunan warga dan menyempatkan diri berbincang dengan tiga anak yang berada di lokasi. Momen hangat terjadi saat seorang ibu berkaus kuning menerobos kerumunan untuk menghampiri Megawati dan mengajaknya bersalaman.

"Alhamdulillah, ya Allah... ya Allah... terima kasih Bunda," ucap perempuan tersebut usai bersalaman.

Megawati tersenyum sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi peristirahatan. Bagi Megawati, ziarah ke makam Bung Karno bukan hal baru. Tradisi tersebut rutin dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah sekaligus menjadi momen refleksi terhadap perjalanan bangsa.

Makna Ziarah ke Makam Bung Karno

Dalam beberapa tahun terakhir, Megawati tercatat beberapa kali berziarah pada momen penting. Di antaranya saat Haul Bung Karno ke-54 pada Juni 2024, peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika pada November 2025, hingga ziarah bersama keluarga besar Bung Karno pada Maret 2026.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, ziarah tersebut memiliki makna mendalam bagi Megawati dan kader partai.

"Berziarah ke makam Bung Karno adalah cara Ibu Megawati merawat api perjuangan yang tak pernah padam. Di tengah dinamika bangsa yang semakin kompleks, Bung Karno mengajarkan bahwa pemimpin harus selalu kembali ke akar, ke rakyat, dan ke nilai-nilai Pancasila," kata Hasto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya