Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Kamis, (11/6/2026). Kenaikan IHSG pada awal sesi perdagangan ini berlawanan dengan bursa saham Asia yang melemah setelah serangan baru Amerika Serikat (AS) ke Iran.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik tipis 0,04% menjadi 5.904. Saat dipantau pukul 09.02 WIB, IHSG menguat 0,25% menjadi 5.917. Pada pantauan pukul 09.07 WIB, IHSG berbalik arah melemah. IHSG turun 0,72% menjadi 5.859. Indeks saham LQ45 mendaki 0,40% menjadi 592. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.929,55 dan level terendah 5.898,34. Sebanyak 318 saham menguat dan 179 saham melemah. 180 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 130.377 kali dengan volume perdagangan saham 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.933.
Sebagian besar sektor saham menghijau pada awal sesi perdagangan. Sektor saham energi naik 0,12%, sektor saham basic turun 0,79%, sektor saham industri turun 0,27%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,13%, sektor saham consumer siklikal susut 0,22%. Lalu sektor saham kesehatan menanjak 0,73%, sektor saham keuangan terpangkas 1,15%. Sektor saham properti bertambah 1,11%, sektor saham teknologi menanjak 1,79%, sektor saham infrastruktur susut 0,56%, dan sektor saham transportasi merosot 0,30%.
Prediksi IHSG
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham, Kamis, (11/6/2026). IHSG hari ini akan menguji kisaran 6.065-6.256.
IHSG kembali menguat pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. IHSG naik 2,71% ke 5.902 dan didominasi oleh volume pembelian.
“Kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.065-6.256 sekaligus moving average (MA)20 hariannya,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 5.594,5.344 dan level resistance 5.941,6.065 pada perdagangan Kamis pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 5.740-6.100.
Rekomendasi Saham
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas
1.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness
Saham AMMN terkoreksi 2,93% ke 3.310 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA20. “Kami memperkirakan, posisi AMMN sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 3.130-3.280
Target Price: 3.780, 4.100
Stoploss: below 3.010
2.PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Buy on Weakness
Saham BIPI menguat 0,68% ke 147 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BIPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C),” kata dia.
Buy on Weakness: 135-142
Target Price: 176, 193
Stoploss: below 132
Rekomensasi Teknikal Lainnya
3.PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) - Buy on Weakness
Saham MINA bergerak flat ke 290 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. “Kami memperkirakan, posisi MINA saat ini berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C,” kata dia.
Buy on Weakness: 276-286
Target Price: 328, 362
Stoploss: below 264
4.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Buy on Weakness
Saham WIFI menguat 0,98% ke 1.545 tetapi disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi WIFI saat ini membentuk bagian dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: 1.465-1.540
Target Price: 1.735, 1.880
Stoploss: below 1.425
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.