Liputan6.com, Jakarta - Insiden mengejutkan terjadi di sebuah tempat pengisian oksigen di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026). Sebuah tabung oksigen berukuran enam meter tiba-tiba melesat dan menghantam rumah sekaligus warung kelontong milik warga yang berada sekitar 100 meter dari lokasi.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan, peristiwa itu bermula saat warga melakukan pengisian satu tabung oksigen. Namun, saat proses berlangsung, tabung tersebut tiba-tiba terpental ke udara disertai suara ledakan keras.
Advertisement
Akibat ledakan itu, atap bangunan tempat pengisian yang terbuat dari asbes mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, tabung oksigen yang melayang tersebut kemudian jatuh dan menghantam sebuah rumah tinggal sekaligus warung kelontong di Jalan Baru Gang 2 Dalam, Kelurahan Cilincing.
"Penanganan kasus ini dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Cilincing untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden dan memastikan adanya pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami warga," kata Bobi, Rabu (10/6/2026).
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah Ahmad Suyono dan istrinya, Maryam, sedang berada di warung yang terletak di bagian depan rumah.
"Keduanya terkejut ketika tabung oksigen tersebut menghantam atap bangunan dan merusak sejumlah bagian rumah serta etalase warungnya," ucapnya.
Tak Ada Korban
Untungnya, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tergolong cukup berat dan menyebabkan trauma psikologis terhadap penghuni rumah.
Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Mendapatkan informasi kejadian tersebut, pihak kepolisian setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan TKP.
Petugas kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian, antara lain mengamankan lokasi, memasang garis polisi (police line), meminta keterangan para saksi, mendokumentasikan kerusakan, serta membuat laporan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dengan demikian, diimbau agar seluruh perusahaan yang bergerak di bidang pengisian dan penyimpanan gas bertekanan tinggi agar senantiasa menerapkan standar keselamatan kerja secara ketat.
"Itu harus dilakukan guna mencegah terjadinya kejadian serupa yang dapat membahayakan pekerja maupun masyarakat sekitar," ucap dia.