Sistem Error, Tes Masuk SMA Unggulan di Lampung Mendadak Heboh

Sejumlah siswi terlihat menahan tangis lantaran merasa kecewa tidak bisa mengerjakan soal secara maksimal.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 08 Juni 2026, 21:02 WIB
Puluhan peserta Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) SMA Unggul di Provinsi Lampung mengalami gangguan sistem komputer saat ujian berlangsung. (Liputan6.com/Ardi Munthe).

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) SMA Unggul di Provinsi Lampung, Senin (8/6/2026), mendadak heboh setelah sejumlah peserta mengeluhkan gangguan sistem komputer saat ujian berlangsung.

Kendala teknis tersebut disebut menghambat pengerjaan soal hingga membuat sejumlah peserta kehilangan waktu, konsentrasi, bahkan tak mampu menyelesaikan seluruh soal yang diberikan.

Di Posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Unggul yang berada di SMAN 9 Bandar Lampung, suasana haru sempat terlihat usai ujian berakhir. Beberapa peserta tampak kecewa ketika mengetahui hasil tes mereka.

Bahkan, sejumlah siswi terlihat menahan tangis lantaran merasa kecewa tidak bisa mengerjakan soal secara maksimal akibat gangguan sistem.

Salah seorang peserta, Zhafira Muna Azizah mengaku, masalah muncul ketika aplikasi ujian berpindah ke soal berikutnya. Menurutnya, sistem beberapa kali mengalami keterlambatan respons atau lag sehingga mengganggu ritme pengerjaan.

"Gangguannya terjadi saat mau pindah ke soal berikutnya. Sistem sering nge-lag dan tidak langsung masuk ke soal selanjutnya," kata Zhafira di SMAN 9 Bandar Lampung, Senin (8/6/2026).

Akibat kendala tersebut, ia mengaku kehilangan fokus dan waktu pengerjaan yang cukup banyak. Zhafira memperkirakan sekitar 30 menit waktunya terbuang karena gangguan teknis yang terjadi selama ujian berlangsung.

"Sekitar 11 soal tidak sempat saya jawab karena sistem error. Saya sempat bertanya apakah ada tambahan waktu, tapi ternyata tidak ada," jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan Desi, orang tua peserta yang menunggu di lokasi ujian. Ia menyayangkan terjadinya gangguan sistem pada saat siswa sedang mengikuti seleksi masuk sekolah unggulan.

"Kasihan anak-anak yang sudah belajar dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Kalau sistemnya bermasalah seperti ini tentu mereka kecewa," kata Desi.

 

Lakukan Evaluasi

Puluhan peserta Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) SMA Unggul di Provinsi Lampung mengalami gangguan sistem komputer saat ujian berlangsung. (Liputan6.com/Ardi Munthe).

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ujian sesi pertama.

Dari hasil evaluasi sementara ditemukan sejumlah peserta mengalami berbagai kendala teknis, mulai dari keterlambatan login hingga gangguan sistem saat mengerjakan soal.

Thomas menegaskan peserta yang terdampak tidak akan dirugikan dalam proses seleksi. Dinas Pendidikan Lampung saat ini tengah mendata seluruh peserta yang mengalami gangguan untuk diberikan kesempatan mengikuti tes ulang.

"Kami ingin memastikan proses seleksi berlangsung adil. Peserta yang mengalami kendala teknis akan diberi kesempatan mengerjakan kembali dengan waktu yang sesuai sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan mereka," ujar Thomas.

Berdasarkan pendataan sementara, gangguan sistem tercatat dialami sekitar 20 peserta di SMAN 2 Bandar Lampung dan empat peserta di SMAN 14 Bandar Lampung. Selain itu, laporan serupa juga diterima dari SMAN 9 Bandar Lampung, SMAN 5 Bandar Lampung, serta sejumlah sekolah di kabupaten lainnya.

 

Tes Ulang

Saat ini, Dinas Pendidikan masih merekap seluruh laporan dari sekolah pelaksana. Peserta yang terbukti terdampak gangguan teknis akan dijadwalkan mengikuti tes ulang pada hari berikutnya.

"Kami sedang melakukan verifikasi. Informasi jadwal tes ulang nantinya akan disampaikan langsung kepada peserta dan orang tua setelah proses pendataan selesai," ungkapnya. Sebagai informasi, Tes Potensi Akademik SMA Unggul dilaksanakan serentak di 35 SMA Unggul se-Provinsi Lampung. Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) tersebut berlangsung selama 120 menit dengan total 60 soal pilihan ganda yang terdiri dari 30 soal Matematika, 15 soal Bahasa Inggris, dan 15 soal Bahasa Indonesia.

TPA menjadi salah satu instrumen utama dalam proses seleksi calon peserta didik untuk mengukur kemampuan logika, penalaran, serta kompetensi akademik sebelum menempuh pendidikan di sekolah unggulan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya