Liputan6.com, Tegal: Ratusan orang tak dikenal merusak bangunan Majelis Taklim At-Tauhidiyyah dan rumah milik Asmawi, seorang guru mengaji di Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (13/5) sekitar pukul 02.00 WIB. Diduga, aksi ini dipicu kemarahan warga setempat yang tak senang dengan perilaku Asmawi. Sejauh ini, dilaporkan tak ada korban jatuh dalam kerusuhan yang menjadi puncak ketidaksenangan warga di sana.
Selama ini warga setempat memang tak menyukai perilaku Asmawi yang kerap mencemooh para ulama dan warga setempat dalam setiap pengajiannya. Bahkan, warga juga sempat memperingatkan Asmawi yang baru masuk ke Desa Jembayat sekitar dua tahun silam. Tapi, peringatan tersebut tak pernah digubris Asmawi. Tak pelak, Asmawi kerap terlibat pertengkaran dengan warga. Bahkan, semenjak muncul ketidakcocokan antardua kelompok tersebut telah terjadi sedikitnya tiga kali kerusuhan. Puncaknya, terjadi pada perusakan terhadap dua bangunan milik Asmawi.(ORS/Sugi Hartono dan Budi Harto)
Selama ini warga setempat memang tak menyukai perilaku Asmawi yang kerap mencemooh para ulama dan warga setempat dalam setiap pengajiannya. Bahkan, warga juga sempat memperingatkan Asmawi yang baru masuk ke Desa Jembayat sekitar dua tahun silam. Tapi, peringatan tersebut tak pernah digubris Asmawi. Tak pelak, Asmawi kerap terlibat pertengkaran dengan warga. Bahkan, semenjak muncul ketidakcocokan antardua kelompok tersebut telah terjadi sedikitnya tiga kali kerusuhan. Puncaknya, terjadi pada perusakan terhadap dua bangunan milik Asmawi.(ORS/Sugi Hartono dan Budi Harto)