Audi Luncurkan Nuvolari, Supercar PHEV dengan Tenaga 987 Tk

Audi resmi meluncurkan supercar plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbarunya, Nuvolari.

oleh Arief AszhariDiterbitkan 08 Juni 2026, 16:31 WIB
Audi Luncurkan Nuvolari, Supercar PHEV dengan Tenaga 987 Tk (InsideEVs)

Liputan6.com, Jakarta - Audi resmi meluncurkan supercar plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbarunya, Nuvolari. Mobil ini, diklaim sebagai model produksi paling bertenaga dalam sejarak merek asal Jerman tersebut.

Disitat dari InsideEVs, mobil super ini menggabungkan mesin V8 berputaran tinggi dengan tiga motor listrik axial flux, yang mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga 987 tk atau setara dengan Bugatti Veyron generasi pertama.

Jantung pacunya mengandalkan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter, yang diletakan di tengah kendaraan. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 788 tk dan torsi 730 Nm, serta sanggup berputar hingga 10.000 rpm.

Untuk meningkatkan performa, Audi menyematkan tiga motor listrik, yaitu dua motor berada di poros depan dan bertugas menggerakkan roda depan sekaligus mendukung sistem distribusi torsi variabel. Sedangkan satu motor lainnya, ditempatkan di antara mesin dan transmisi dual-clutch delapan percepatan. Masing-masing motor listrik mampu menghasilkan tenaga hingga 147 tk.

Energi listriknya disuplai oleh baterai lithium-ion berkapasitas 7,3 kWh, yang dapat diisi ulang melalui charger Level 2 maupun sistem regenerative braking. Kombinasi tersebut membuat Nuvolari bukan hanya menjadi mobil tercepat Audi saat ini, tetapi juga salah satu supercar PHEV paling ekstrem di kelasnya.

Dengan dukungan jantung mekanis tersebut, Audi mengklaim Nuvolari mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,6 detik. Kecepatan maksimalnya mencapai lebih dari 350 km/jam atau sekitar 217 mph, menjadikannya sebagai model jalan raya tercepat yang pernah diproduksi Audi.

Desain Audi Nuvolari

Nama Nuvolari sendiri diambil dari Tazio Nuvolari, pembalap legendaris Italia yang pernah meraih berbagai kemenangan bersama mobil balap Auto Union pada era 1930-an, cikal bakal Audi modern saat ini.

Meski memiliki siluet yang mengingatkan pada R8, Audi menegaskan bahwa Nuvolari bukan penerus langsung supercar tersebut, melainkan sebuah model yang dirancang untuk menunjukkan kemampuan teknologi dan performa merek empat cincin tersebut.

Audi hanya akan memproduksi 499 unit Nuvolari di seluruh dunia. Harga jualnya diperkirakan mulai dari US$ 700 ribu atau setara Rp 12,6 miliaran.

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya