Israel Serang Pabrik Petrokimia dan Lokasi Peluncuran Rudal Iran

Serangan menyasar pada perusahaan Petrokimia Karun di Bandar-e Mahshahr, Provinsi Khuzestan, Iran barat daya.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 08 Juni 2026, 17:02 WIB
Orang-orang menyaksikan kepulan asap membubung di langit Teheran, Iran, setelah terjadinya ledakan, Sabtu (28/2/2026) akibat serangan Israel dan Amerika Serikat. (Dok. AP)

Liputan6.com, Teheran - Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran, termasuk fasilitas petrokimia dan lokasi peluncuran rudal, menyusul serangan rudal balistik yang sebelumnya diluncurkan Teheran ke wilayah Israel.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Senin (8/6/2026) menyatakan telah menyerang sejumlah target militer di wilayah tengah dan barat Iran. Serangan tersebut memicu ledakan di beberapa kota, termasuk kawasan strategis yang menjadi pusat infrastruktur industri Iran.

Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan salah satu sasaran yang terkena serangan adalah Perusahaan Petrokimia Karun di Bandar-e Mahshahr, Provinsi Khuzestan, Iran barat daya.

Mengutip seorang pejabat keamanan setempat, Fars menyebut fasilitas tersebut mengalami kerusakan setelah dihantam proyektil yang ditembakkan Israel, dikutip dari CNN, Senin (8/6).

Sementara itu, IDF dalam pernyataan melalui media sosial X mengatakan angkatan udaranya menyerang sejumlah target di kompleks petrokimia tersebut.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, mengatakan operasi militer Israel juga menyasar lokasi peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan Iran serta infrastruktur yang tidak terkait dengan sektor energi.

Menurut Leiter, serangan dilakukan sebagai respons terhadap peluncuran rudal balistik Iran yang menargetkan wilayah Israel.

"Tidak ada negara yang bermartabat di dunia yang akan mentolerir serangan seperti itu, dan Israel pun tidak akan mentolerirnya," tulis Leiter dalam unggahannya di X.

Sebelumnya, Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel yang disebut sebagai serangan pertama sejak gencatan senjata pada awal April lalu. Aksi tersebut memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik antara kedua negara yang selama ini terlibat ketegangan berkepanjangan.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan secara menyeluruh akibat serangan terbaru Israel di Iran.

Serangan saling balas antara Teheran dan Tel Aviv dalam beberapa hari terakhir semakin meningkatkan ketidakpastian keamanan di Timur Tengah, sekaligus memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan jalur perdagangan internasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya