Totok, Sebuah Cara Berobat Alternatif

Pada dasarnya, ahli pengobatan Cina percaya bahwa setiap penyakit yang muncul di tubuh manusia lantaran terhambatnya aliran darah. Totok simpul darah menjadi alternatif mengobati sejumlah penyakit.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Mei 2004, 08:39 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pada awalnya adalah ilmu bela diri perguruan silat Shaolin. Para murid Shaolin biasa mempelajari totok sebagai salah satu teknik mematikan lawan dengan menekan dan menghalangi peredaran darah. Belakangan, dalam perkembangannya, totok justru menjadi teknik pengobatan, seperti yang dilakukan sebuah perguruan silat Walet Putih. Para ahli totok Walet Putih unjuk kebolehan di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Totok simpul darah menjadi alternatif mengobati sejumlah penyakit yang saat ini dilirik sebagian masyarakat. Pengobatan dilakukan dengan menekankan paku perak pada simpul-simpul darah di tubuh yang dibalur minyak pijat. Minyaknya khusus diramu maha guru Perguruan Walet Putih. Pasien yang telah diobati biasanya akan segar karena peredaran darah pada tubuhnya normal kembali.

Pada dasarnya, ahli pengobatan Cina percaya bahwa setiap penyakit yang muncul di tubuh manusia lantaran terhambatnya aliran darah. Masing-masing klep pembuluh darah yang ada tersebut bisa tertutup akibat suatu hal, seperti salah gerak atau penimbunan lemak. Bila itu terjadi, bersiaplah dengan berbagai penyakit yang timbul.

Walet Putih sudah melayani teknik pengobatan ini sejak 1970-an untuk membantu masyarakat mengobati penyakit yang diderita, mulai dari yang ringan seperti pusing, sakit kepala, dan menyegarkan otot, hingga yang berat seperti jantung dan kanker. Penderita patah tulang juga ada yang disembuhkan setelah berobat pada perguruan ini.

Seorang pasien mengaku mendatangi Walet Putih karena teknik pengobatan yang ditawarkan tak memakan banyak waktu dan biaya. Risiko yang ditimbulkan totok juga tak terlalu tinggi lantaran tidak menggunakan alat kimia.

Perguruan silat dari Medan, Sumatra Utara, ini memberikan pelayanan gratis secara berkala di sejumlah tempat. Acap kali kesempatan itu ada, para pasien tak perlu memikirkan biaya totok, kecuali membeli obat dan minyak totok yang disediakan Walet Putih. Untuk menyembuhkan aneka penyakit, totok harus rutin dilakukan. Penyakit seperti kanker dan jantung memerlukan penotokan dua kali sepekan. Sedangkan untuk pusing-pusing atau sakit kepala cukup sekali dalam seminggu.(SID/Eva Yunizar dan Benny Souisa)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya