Kalahkan Rekan Senegara, Raymond/Nikolaus Lolos ke Final Indonesia Open 2026

Raymond/Nikolaus menantang Goh Sze Fei/Nur Izzuddin asal Malaysia pada final Indonesia Open 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 06 Juni 2026, 22:29 WIB
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, lolos ke final Indonesia Open 2026. (Bola.com/PBSI)

Liputan6.com, Jakarta - Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memenangkan perang saudara pada semifinal Indonesia Open 2026. Menghadapi Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani di Istora Senayan, Sabtu (6/6/2026), mereka unggul 21-15, 21-18.

Raymond/Nikolaus selanjutnya menantang Goh Sze Fei/Nur Izzuddin asal Malaysia pada final yang berlangsung besok. Goh/Nur membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan pertama Kim Won-ho/Seo Seung-jae 21-18, 17-21, 21-16 pada semifinal.

Jalan Pertandingan

Unggul 2-0 di awal laga, Raymond/Nikolaus melesat tancap gas sepanjang gim pembuka. Mereka tidak membiarkan Sabar/Reza menyamakan atau memutar skor.

Duel lebih ketat hadir pada gim kedua. Sabar/Reza bisa unggul 6-2 dan 9-6, meski Raymond/Nikolaus mampu mengejar untuk memimpin 11-10 pada interval.

Kedua pasangan lalu bertarung bergantian merebut poin. Raymond/NIkolaus sempat menjauh 16-13, sebelum Sabar/Reza kembali menyamakan. Meski begitu, duo muda ini kembali tancap gas dengan merebut tiga angka beruntun.

Mereka lalu mempertahankan keunggulan tersebut untuk memastikan kemenangan.


Susul Jonatan Christie ke Final

Aksi Jonatan Christie saat menghadapi Pakkapon Teeraratsakul dalam laga semifinal Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Raymond/Nikolaus jadi wakil tuan rumah kedua yang melaju ke partai puncak. Sebelumnya tunggal putra Jonatan Christie terlebih dahulu mencapai final usai membekuk wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul 16-21, 21-10, 21-12.

"Ya, ini final pertama saya di Indonesia Open, dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya," kata Jonatan dalam konferensi pers pascalaga.

"Saya menunggu momen ini cukup lama, saya berusaha, saya mencoba untuk mencari formula yang tepat juga. Dan ya, ya mungkin, waktunya Tuhan kasih di tahun ini," tambahnya.

Sayang ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tidak bisa mengikuti. Mereka mesti mengakui keunggulan favorit pertama Liu Sheng Shu/Tan Ning asal China dan takluk 17-21, 16-21.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya