Gempa Darat Guncang Cianjur, Warga di Sukabumi Ikut Bergetar

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 dengan pemutakhiran M3,5 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu malam (6/6/2026).

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 06 Juni 2026, 21:24 WIB
Suasana Kota Sukabumi sesaat usai merasakan getaran gempa Cianjur. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Liputan6.com, Sukabumi - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 dengan pemutakhiran M3,5 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu malam (6/6/2026). 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa terjadi pada pukul 19.57 WIB.

Hasil analisis menunjukkan pusat gempa berada di koordinat 6.91 LS dan 107.11 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 11 kilometer.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam keterangan resminya via akun media sosial, Sabtu (6/6/2026).

Meski berkekuatan kecil dan berpusat di Cianjur, getaran gempa dilaporkan warga terasa cukup kuat di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kesaksian Warga Sukabumi

Guncangan gempa yang berpusat di Cianjur ini mengejutkan sebagian warga Sukabumi yang sedang beraktivitas di dalam rumah.

Dian, seorang warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, mengaku merasakan getaran gempa yang cukup kuat.

"Gempa tarik euy (gempa terasa kuat)," ujar Dian singkat saat menggambarkan situasi guncangan yang dirasakannya.

Namun, warga lain di sekitar wilayah tersebut menyebutkan bahwa getarannya terasa relatif kecil dan hanya berlangsung beberapa detik.

Dampak guncangan juga dirasakan oleh warga di area perkotaan. Alfi, warga yang tinggal di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, menuturkan bahwa getaran gempa sempat membuat beberapa perabotan rumah berbunyi.

"Terasa ada getaran, ada suara pintu kaca dan plafon rumah juga terdengar bergetar, tapi tidak terlalu keras. Di sini ada juga beberapa tetangga yang tidak merasakan sama sekali," ungkap Alfi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban akibat gempa tersebut.

Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya