Liputan6.com, Jakarta - Hyundai mulai membocorkan gambaran pertama terkait generasi terbaru i20, yang akan meluncur secara global pada Juli 2026. Hatchback andalan pabrikan Korea Selatan ini, hadir dengan desain yang sepenuhnya baru, dan dibangun di atas platform anyar.
Disitat dari GaadiWaadi, Hyundai i20 generasi baru ini membawa sejumlah peningkatan teknologi terkini, untuk mempertahankan daya saingnya di segmen hatchback premium.
Advertisement
Dari teaser resmi yang dirilis, wajah Hyundai i20 terbaru terlihat jauh lebih modern dibanding model saat ini. Bagian depan mengusung lampu utama berdesain tajam dengan elemen multi-projector, dipadukan lampu daytime running light (DRL) berbentuk 'Y' yang terhubung melalui bilah lampu LED memanjang di bagian depan.
Dengan identitas desain baru ini, juga membuat tampilan Hyundai i20 generasi baru tersebut lebih agresif sekaligus futuristis.
Selain ubahan di wajah depan, Hyundai juga dikabarkan mengubah proporsi bodi i20 generasi terbaru.
Mobil ini disebut memiliki postur yang lebih tegak dengan ground clearance lebih tinggi dibanding model saat ini, dan memberikan kesan layaknya crossover tanpa meninggalkan karakter hatchback yang menjadi ciri khasnya.
Pembaruan tidak hanya terjadi di sektor eksterior. Kabin Hyundai i20 anyar diyakini akan mendapatkan desain yang lebih modern, dengan paket teknologi yang lebih lengkap.
Beberapa laporan menyebut mobil ini berpotensi dibekali kamera 360 derajat, dan fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang akan meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Interior Baru
Sementara itu, foto-foto pengujian yang sempat beredar juga mengindikasikan adanya tata letak interior baru.
Layar digital berukuran besar yang menggabungkan panel instrumen, dan sistem infotainment dalam satu tampilan melengkung disebut akan menjadi salah satu daya tarik utama.
Hyundai juga diperkirakan menghadirkan desain setir serta konsol tengah yang sepenuhnya baru.
Meski desain dan teknologi mengalami perubahan besar, sektor mesin kemungkinan tidak mendapatkan revisi signifikan.
Hyundai diperkirakan masih mempertahankan pilihan mesin bensin yang sudah digunakan saat ini, meskipun sejumlah pasar berpotensi memperoleh opsi elektrifikasi ringan atau hybrid untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.