Masyarakat Dinilai Rasakan Dampak Positif dari Bantuan Sosial

Program bantuan sosial mulai memberi dampak positif nyata bagi para penerima manfaat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 05 Juni 2026, 17:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perdana pada Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Program bantuan sosial Pemerintahan Prabowo subianto-Gibran Rakabuming Raka mulai memberi dampak positif nyata bagi para penerima manfaat.

Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan bantuan pangan, pendidikan, dan perlindungan sosial menjadi instrumen yang paling banyak dirasakan manfaatnya banyak masyarakat.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi mengatakan bantuan sosial masih menjadi salah satu program yang memiliki daya jangkau luas di tengah masyarakat. Program tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga daya tahan ekonomi kelompok penerima manfaat.

"Sebanyak 37 persen publik mengatakan pernah menerima bantuan sosial selama tahun 2026," ujar Masduri Amrawi, Jumat (5/6/2026).

Dia menjelaskan, bantuan sosial yang diterima masyarakat terdiri atas berbagai jenis program dengan fokus yang berbeda. Sebagian besar penerima mengaku memperoleh bantuan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup keluarga.

"Berdasarkan hasil survei, bantuan sosial beras menjadi program yang paling banyak diterima masyarakat dengan persentase mencapai 40,8 persen," ucap Masduri.

 

Program Lainnya

Setelah itu, lanjut Masduri, Program Keluarga Harapan (PKH) diterima oleh 30,1 persen responden, sedangkan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) diterima oleh 11,1 persen responden.

"Di antara masyarakat yang pernah menerima bantuan sosial selama tahun 2026, jenis bantuan yang paling banyak diterima adalah bansos beras, Program Keluarga Harapan, dan Program Kartu Indonesia Pintar," terang dia.

Temuan itu, lanjut Masduri, menunjukkan program perlindungan sosial pemerintah memiliki fokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, penguatan ketahanan keluarga, serta dukungan terhadap akses pendidikan. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat rentan.

Selain mengukur penerimaan bantuan sosial, survei Poltracking juga mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Hasilnya menunjukkan sebanyak 72,2 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan, sementara 25,1 persen menyatakan tidak puas," kata dia.

"72,2 persen publik mengatakan puas, gabungan sangat puas dan cukup puas. Sedangkan 25,1 persen publik mengatakan tidak puas, gabungan kurang puas dan sangat tidak puas," pungkas Masduri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya