Meningkatkan Disiplin dengan Kegiatan Pramuka

Sifat disiplin yang selalu ingin kita tanamkan kepada pemuda-pemuda kita di Indonesia selalu mengalami kesulitan

oleh Liputan6 diperbarui 08 Des 2013, 09:20 WIB
Citizen6, Semarang: Sifat disiplin yang selalu ingin kita tanamkan kepada pemuda-pemuda kita di Indonesia selalu mengalami kesulitan, apalagi seiring dengan berkembangnya zaman, semakin membuat para pemuda di Indonesia terpengaruh dan terlena oleh segala jenis kemajuan teknologi seperti handphone, komputer tablet, dan gadget lainnya.

Namun sebenarnya untuk melatih kedisiplinan para pemuda di Indonesia ada 2 hal yang hampir diabaikan yang sebenarnya dapat membantu kita untuk menanamkan sifat disiplin bahkan semenjak dari sekolah dasar, yaitu pendidikan melalui Pramuka dan Paskibra

Disekolah-sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar sampai ke tingkat sekolah menengah atas, penndidikan pramuka dan paskibra bisa kita dapatkan melalui kegiatan ekstrakurikuler, dan untuk jenjang mahasiswa kita bisa mendapatnya melalui unit keiatan mahasiswa yang ada dikampus masing-masing. 

Namun keadaan sekarang masih memperlihatkan minimnya minat para pemuda untuk mengikuti hal tersebut, padahal manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan pramuka dan paskibra sangat banyak

Dalam kegiatan pramuka, selain dalam kegiatannya selalu mengutamakan kedisiplinan anggotanya yang secara langsung maupun tidak akan meningkatkan kedispilinan seseorang yang terkait didalamnya, kita juga akan mendapatkan pendidikan layaknya seorang pecinta alam, lalu kita juga akan mendapatkan pendidikan tentang sandi-sandi dalam berkomunikasi. 
Lalu dalam paskibra, sama seperti pramuka yang pasti akan mengutamakan kedispilinan anggotanya dalam setiap kegiatannya, dalam paskibra kita akan mendapat pendidikan bagaimana cara kita bersikap dihadapan bendera merah putih dan kita akan tahu sebesar apa pengorbanan para pahlawan kita dulu dalam memperjuangkannya.

Dan yang pasti dalam pramuka dan paskibra kita akan mengerti dan merasakan juga sebuah jalinan antar anggota didalamnya yang pasti akan membuat kita merasa seperti keluarga sendiri.
Eksistensi Pramuka dan Paskibra memang hampir tidak terlihat lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, namun manfaat dari kedua hal tersebut tidak akan hilang apabila kita paham dan menggunakan pendidikan dari Pramuka dan Paskibra secara layak dan sebagaimana harusnya, kedisiplinan, sikap saling meghormati, sikap sopan dan santun terhadap sesame maupun orang yang lebih tua, dan sikap cinta tanah air, yang saat ini hampir sangat sulit untuk bisa ada dan tumbuh dalam jiwa para pemuda di Indonesia akan bisa kita miliki dan bukan tidak mungkin juga dengan sikap-sikap baik yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia, Indonesia bisa menjadi lebih baik dari generasi mudanya. (Bikki Yusriza Hidayatullah/kw)

Bikki Yusriza Hidayatullah, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Dipponegoro adalah pewarta warga

Disclaimer: Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.

Mulai 3 Desember sampai 13 desember 2013 Citizen6 mengadakan program menulis bertopik dengan "Terima Kasihku untuk 2013". Ada kado akhir tahun dari Liputan6.com dan Dyslexis Cloth bagi 6 artikel terpilih. Syarat dan ketentuan bisa disimak di sini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya