250 Siswa RI Pamerkan Karya Berstandar Internasional di Hadapan Akademisi Global

Berbagai karya ditampilkan dari sejumlah program studi.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 04 Juni 2026, 04:45 WIB
Sebanyak 250 siswa dari enam program studi UIC College di Tangerang, Banten menampilkan karya kreatif dan proyek multi disiplin dengan perspektif global dan standar internasional yang dinilai langsung oleh perwakilan kampus dari luar negeri (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 250 siswa dari enam program studi UIC College di Tangerang, Banten menampilkan karya kreatif dan proyek multidisiplin dengan perspektif global dan standar internasional yang dinilai langsung oleh perwakilan kampus dari luar negeri.

Director of Marketing & Student Experience USG Education Ni Luh Komang Aimee Sukesna mengatakan para siswa mempresentasikan langsung karya mereka di hadapan akademisi dan profesional internasional sebagai bagian dari pengalaman belajar yang dirancang menyerupai praktik dunia kerja nyata. Selain itu, para siswa juga tidak sekadar mempelajari budaya global, tetapi menginterpretasikannya melalui perspektif Indonesia.

"Hasilnya, sejumlah karya yang berakar pada identitas lokal namun memiliki relevansi dan bahasa yang dapat diterima secara global," kata Ni Luh Komang Aimee dalam acara UIC Creative Showcase 2026 di USG Education BSD Campus Tangerang, seperti dilansir Antara, Kamis (4/6).

Kegiatan yang mengangkat tema "The Great Britain Festival in Indonesia", menghadirkan perwakilan British Council, Pearson UK, serta akademisi dari Manchester Metropolitan University, UWE Bristol, Northumbria University, dan Ravensbourne University London.

Berbagai karya ditampilkan dari sejumlah program studi seperti di bidang Arts and Design, sebuah instalasi mengeksplorasi pertemuan sastra Indonesia dan sastra Inggris sebagai refleksi hubungan antara identitas lokal dan perspektif global.

Sementara itu bidang Fashion Design menghadirkan koleksi yang memadukan inspirasi budaya Inggris dengan identitas visual generasi muda Indonesia.

Siswa Graphic Design menampilkan karya visual dan kampanye kreatif yang merefleksikan hubungan budaya global dan lokal, sedangkan siswa Music menyuguhkan interpretasi personal terhadap pengaruh industri musik Inggris melalui berbagai komposisi dan pertunjukan.

Di bidang Computing, siswa mengembangkan proyek digital mulai dari web design, interactive media hingga Internet of Things (IoT). Sementara siswa Business ditantang merancang konsep bisnis yang berpotensi memasuki pasar Inggris.

Dari tantangan tersebut lahir sejumlah ide, di antaranya Padang2Go dan Tempehtation, yang berupaya membawa cita rasa kuliner Indonesia ke pasar internasional.

 

Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja Global

Pengalaman seperti ini, katanya, menjadi sarana penting untuk menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja global. Menurutnya, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan riset, mengembangkan ide, memproduksi karya, mempresentasikannya kepada profesional, serta menerima umpan balik langsung dari institusi internasional," ujarnya.

"Kegiatan ini juga relevan dengan kebutuhan masa depan. Mengacu pada Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, sekitar 39 persen keterampilan inti di pasar kerja diperkirakan akan berubah hingga 2030. Kreativitas, adaptabilitas, kolaborasi, dan resiliensi menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan," ujarnya.

Janice Phung dari Pearson APAC Regional Manager mengatakan UIC Creative Showcase menjadi contoh nyata pendidikan dapat mengembangkan kompetensi tersebut melalui pendekatan applied learning yang memungkinkan siswa bekerja lintas disiplin, membangun portofolio profesional dan mengembangkan pola pikir yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif global.

Bagi banyak peserta, showcase ini juga menjadi persiapan sebelum melanjutkan studi ke luar negeri. Setelah menyelesaikan program internasional di Indonesia, banyak siswa UIC College akan meneruskan pendidikan ke berbagai universitas di Inggris maupun negara tujuan studi lainnya.

"UIC Creative Showcase menjadi bukti bahwa pengalaman internasional dapat dimulai dari Indonesia tanpa harus menunggu keberangkatan ke luar negeri," ujarnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya