Liga Inggris Mulai Khawatir Penggunaan Kembang Api

"Ini adalah kekhawatiran terbesar yang kami rasakan sekarang ini terhadap suporter," kata Cathy.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Desember 2013, 18:27 WIB
Penggunaan flare atau kembang api dan bom asap di stadion saat pertandingan berlangusng sudah cukup memprihatinkan, khususnya di sepakbola Inggris. Seiring dengan meningkatnya masalah tersebut, kini muncul kekhawatiran akan melayangnya nyawa seseorang akibat ledakan kembang api.

Sebuah survei menemukan kalau keselamatan sepertiga suporter terancam akibat kembang api yang dinyalakan. Berdasarkan hasil survei juga, kembang api tersebut diseludupkan ke stadion oleh anak-anak yang berusia sekitar delapan tahun.

Dalam tiga bulan pertama dalam musim ini, total ada 96 insiden flare yang terjadi dalam tiga kasta kompetisi liga Inggris, yakni Liga Premier, Liga Sepakbola dan Liga Conference. Serta di kompetisi Piala Domestik (FA dan Piala Liga).

"Ini adalah kekhawatiran terbesar yang kami rasakan sekarang ini terhadap suporter," kata Pimpinan Layanan Suporter Liga Premier, Cathy Long kepada BBC Sport, Selasa (3/12/2013).

Cathy menambahkan, suporter kian tidak mengindahkan peraturan meski jika kedapatan maka bisa dikenakan sanksi larangan menyaksikan pertandingan di stadion hingga hukuman penjara. "Yang jelas nyawa seseorang bisa terancam akibat menyalakan kembang api," ucap Cathy.

Sepanjang musim lalu, pihak berwajib Inggris melakukan 71 penangkapan terhadap suporter akibat kepemilikan kembang api. Jumlah tersebut meningkat 154 % dari musim sebelumnya (2011/12) .

"Beberapa kejadian di dunia menyebabkan orang mengalami luka parah atau mati akibat kembang api. Kami beruntung bahwa liga kami tidak punya masalah besar seperti itu. Namun kami akan mencegah masalah itu terjadi di kompetisi liga kami," ucap Cathy. (lul)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya