Mei 2026, Tingkat Inflasi di Indonesia 0,28 Persen

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 03 Juni 2026, 13:55 WIB
Mei 2026, Tingkat Inflasi di Indonesia Sebesar 0,28 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi di Indonesia pada Mei 2026 sebesar 0,28 persen secara bulanan (month to month), atau naik dari April 2026 0,13 persen. Lonjakan harga komoditas seperti cabai dan beras jadi salah satu pendorong utama. Lonjakan juga dipicu oleh siklus kenaikan permintaan menjelang hari besar keagamaan nasional seperti Idul Adha, keterbatasan pasokan di beberapa wilayah, serta faktor eksternal seperti fluktuasi nilai tukar rupiah. Beberapa komoditas yang dominan mendorong inflasi, antara lain cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,08 persen. Lalu minyak goreng dan bawang merah masing-masing 0,04 persen. Kemudian tomat dengan andil inflasi 0,03 persen, dan beras 0,02 persen. Sementara, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau, dengan inflasi sebesar 0,39 persen dan memberikan andil inflasi 0,12 persen.
Seorang pedagang menyiapkan pesanan pelanggan di sebuah kios di pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Seorang pembeli membeli sayuran dari sebuah kios di pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Seorang pembeli (kanan) membeli sayuran dari sebuah kios di pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Seorang pembeli (kanan) membeli sayuran dari sebuah kios di pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Seorang pembeli (kanan) sedang memilih bahan makanan mentah di sebuah warung pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Pembeli memilih makanan dari sebuah kios di pasar tradisional di Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya