Jepang dan Korea Selatan Bukan Lagi hanya Pemanis Piala Dunia

Jepang dan Korea Selatan sudah berkembang pesat sehingga layak dianggap sebagai tim penantang dalam Piala Dunia.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 03 Juni 2026, 21:30 WIB
Tiga pemain Timnas Jepang, Ritsu Doan, Koki Ogawa, dan Takumi Minamino, merayakan keberhasilan mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Memang belum ada sejarahnya negara-negara Asia menembus final Piala Dunia, termasuk Jepang dan Korea Selatan yang merupakan langganan. Tapi, bukan berarti seluruh negara kawasan tersebut hanya menjadi pelengkap dan pemanis dalam setiap pentas bola dunia.

Kiprah negara Asia sejak mengikuti Piala Dunia pada 1938 memang masih tergolong minim. Tercatat hanya ada lima negara yang berhasil melewati fase grup dan lolos ke fase gugur.

Daftarnya mencakup Korea Utara, Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Tim terakhir sebenarnya termasuk negara di luar benua Asia, tapi menjadi bagian dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2006.

Itu pun, lajunya tidak begitu jauh. Rata-rata hanya melaju sampai babak 16 besar. Pencapaian terbaik tim Asia di fase gugur hanya lah Korea Selatan yang menembus semifinal Piala Dunia 2002. Kebetulan saat itu Taegeuk Warriors berstatus sebagai tuan rumah bersama Jepang.

Saat itu Korea Selatan berhasil mengalahkan Italia (2-1) pada babak 16 besar, Spanyol (0-0, 5-3 adu penalti), sebelum dikandaskan Jerman (0-1) di semifinal serta kalah dari Turki (3-4) dalam perebutan peringkat ketiga.


Jepang dan Korea Selatan Bukan Pemanis Lagi

Gelandang Korea Selatan #10, Lee Jae-sung (3R), merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Grup C putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Thailand dan Korea Selatan di Stadion Nasional Rajamangala di Bangkok pada 26 Maret 2024. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Pun begitu, seiring berjalannya waktu tim-tim Asia kini mulai berkembang. Terutama Korea Selatan dan Jepang, yang kini seolah menjelma sebagai jagoan benua kuning di Piala Dunia.

Pengamat sepak bola, Dhaneswara, menyebut Jepang dan Korea Selatan kini bukanlah tim pemanis atau pelengkap Piala Dunia. Tapi jadi andalan Asia.

"Kalau menurut saya, tim Asia kalau Arab Saudi, Yordania, Irak, bahkan Uzbekistan, itu mungkin masih akan jadi pemanis," kata Dhaneswara saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (2/6/2026).

"Tapi kalau Jepang dan Korea, enggak bisa dipandang sebelah mata sekarang. Nah ini harapannya di sini, untuk melangkah jauh gitu lho. Soalnya kan sudah lama enggak lewat dari 16 besar, cuma Korea satu-satunya tim yang sempat lolos lebih dari 16 besar kan," tambahnya.


Rekam Jejak Bagus

Korea Selatan sukses melangkah ke semifinal Piala Asia 2023 setelah lagi-lagi melakukan comeback dramatis seperti yang dilakukan di babak 16 besar. Kali ini di babak perempatfinal yang digelar di Al Janoub Stadium, Al Wakrah, Qatar, Jumat (2/2/2024) Australia yang menjadi korban semangat pantang menyerah tim Taeguk Warriors. Tertinggal 0-1 sejak menit ke-42 lewat gol Craig Goodwin, Korea Selatan baru mampu menyamakan skor 1-1 pada masa injury time babak kedua lewat eksekusi penalti bintang Wolverhampton di Premier League, Hwang Hee-chan. Laga pun berlanjut dengan perpanjangan waktu dan Son Heung-min kembali membuktikan kapasitas kebintangannya di Premier League dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-104 dan membawa timnya lolos ke semifinal berkat kemenangan 2-1. (AP Photo/Aijaz Rahi)

Baik Jepang maupun Korea Selatan memang dua tim Asia dengan rekam jejak mentereng. Pada edisi terakhir saja, mereka berhasil lolos dari fase penyisihan grup bersama dengan Australia.

Lanjut Baca:

Bahkan Jepang, nyaris menembus perempat final andai tak kalah adu penalti lawan Kroasia dengan skor 1-3, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Dhaneswara pun cukup percaya dengan Jepang sekarang. "Jadi ini kesempatan buat Jepang sama Korea sebetulnya kalau melihat keadaan terkini dari timnya. Terutama Jepang sekarang ini berkembang banget," ucap Dhanes, sapaan akrabnya. "Apalagi hampir semua pemainnya itu kan dia main di liga Eropa dan kualitas liga yang meningkat, bikin akhirnya pemain-pemain Jepang ini laku di Eropa juga," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya