Liputan6.com, Jakarta - Ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin harus menelan pil pahit tersingkir di babak pertama Polytron Indonesia Open 2026. Leo/Daniel kalah dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.
Lee/Yang memulai game pertama dengan baik. Mereka tancap gas unggul 5-1. Namun Leo/Daniel kemudian menemukan momentum untuk merebut lima poin beruntun sehingga berbalik unggul 6-5. Leo/Daniel mampu menutup interval pertama dengan keunggulan 11-10.
Advertisement
Usai interval, pertarungan makin ketat. Skor sempat tipis 17-16 untuk Lee/Yang. Namun setelah itu Leo/Daniel gagal menambah poin lagi. Lee/Yang leluasa melaju mengamankan empat poin beruntun sehingga merebut game pertama 21-16.
Memasuki game kedua, Leo/Daniel bagkit. Merelka memulai game dua dengan baik. Leo/Daniel memimpin 9-5. Keunggulan Leo/Daniel terus terjaga hingga akhirnya mengamankan game dua dengan 21-13.
Leo/Daniel pun makin percaya diri. Leo/Daniel memulai game tiga dengan sangat baik. Mereka sempat unggul jauh 12-4.
Namun lima poin beruntun direbut Lee/Yang sehingga bisa mendekati perolehan poin Leo/Daniel. Lee/Yang kemudian merebut lima poin beruntun saat tertinggal 13-16 sehingga bisa berbalik unggul. Lee/Yang memegang kendali penuh dan akhirnya bisa menghentikan jagoan tuan rumah dengan 21-19.
Terlalu Terburu-Buru
Kemenangan ini membuat Lee/Yang mempertajam rekor pertemuan dengan Leo/Daniel menjadi 4-1.
Menanggapi kekalahan di babak pertama ini. Leo/Daniel mengaku bermain terlalu terburu-buru sehingga harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan.
"Saya mintaamaaf kepada suporter Indonesia karena tidak bisa memberikan hasil terbaik. Kami sudah berjuang. Di game ketiga kami terlalu terburu-buru. Kami akan memperbaikinya agar ke depan bisa lebih baik," ujar Daniel seusai pertandingan.
"Di seluruh game tadi rada terburu-buru. Pas unggul tadi harusnya tetap menyerang tapi mereka mengubah tempo permainan. Kita sudah coba meladeni mereka tapi mereka bisa membalikkan keadaan," kata Leo.