Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions?

Sir Alex Ferguson disebut mengirim pesan kepada bos PSG setelah final Liga Champions. Pesan itu berisi penilaian tajam terhadap permainan Arsenal.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 01 Juni 2026, 09:35 WIB
Sir Alex Ferguson, eks manajer Manchester United. (Dok. manutd.com)

Liputan6.com, Jakarta - Sir Alex Ferguson dikabarkan mengirim pesan pribadi kepada Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, setelah final Liga Champions di Budapest. Pesan tersebut berisi ucapan selamat sekaligus penilaiannya terhadap penampilan Arsenal dalam laga tersebut.

PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah menang dalam pertandingan yang berlangsung hingga babak adu penalti. Arsenal sebelumnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz.

Ousmane Dembele kemudian menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada babak kedua. Di babak adu penalti, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugasnya sehingga Arsenal harus mengakui keunggulan PSG.

Penampilan Arsenal dalam laga tersebut mendapat banyak sorotan. Tim asuhan Mikel Arteta tercatat menguasai bola kurang dari 25 persen sepanjang 120 menit pertandingan dan hanya menghasilkan satu tembakan tepat sasaran.


Pesan Ferguson untuk Presiden PSG Jadi Perbincangan

Marquinhos saat mengangkat trofi Liga Champions usai PSG mengalahkan Arsenal pada adu tendangan penalti. (Odd ANDERSEN / AFP)

Menurut laporan L'Equipe, Ferguson menghubungi Al-Khelaifi setelah pertandingan untuk menyampaikan ucapan selamat. Legenda Manchester United itu juga disebut memberikan penilaiannya terhadap performa Arsenal.

Ferguson merupakan sosok yang pernah dua kali menjuarai Liga Champions bersama Manchester United. Karena itu, komentarnya terkait final tersebut langsung menarik perhatian publik.

"Nasser, ini Alex Ferguson. Selamat, itu malam yang sulit bagi Anda, tetapi Anda bermain melawan tim yang membosankan yang tidak melakukan apa pun selain bertahan," tulis Ferguson dalam pesan yang dilaporkan tersebut.

"Nikmati masa liburan Anda, Anda pantas mendapatkannya," lanjut Ferguson dalam pesan yang dikirim kepada Nasser Al-Khelaifi.


Muncul Versi Berbeda Mengenai Isi Pesan

Pemain PSG, Desire Doue angkat trofi juara Liga Champions. (Odd ANDERSEN / AFP)

Meski demikian, isi pesan tersebut masih menjadi perdebatan. Seorang jurnalis talkSPORT, Ben Jacobs, mengklaim Ferguson tidak pernah menyebut Arsenal sebagai tim yang membosankan.

Menurut Jacobs, Ferguson justru memuji pendekatan permainan PSG dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut ada perbedaan dalam interpretasi isi pesan yang beredar.

"Anda adalah tim yang bermain sepak bola," demikian kalimat yang disebut Ben Jacobs sebagai isi pesan Ferguson.


Joao Neves Ikut Menyoroti Gaya Bermain Arsenal

Gelandang Arsenal asal Spanyol Mikel Merino (bawah) ditekel oleh gelandang Paris Saint-Germain asal Portugal Joao Neves (kanan) saat bek Paris Saint-Germain asal Brasil Marquinhos (belakang tengah) menghalau bola selama pertandingan sepak bola Leg Pertama Semifinal Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Emirates di London utara, pada 29 April 2025.Adrian Dennis / AFP

Gelandang PSG, Joao Neves, juga memberikan komentarnya setelah timnya memastikan gelar juara. Pemain asal Portugal itu menilai PSG layak memenangkan pertandingan.

Neves menegaskan dirinya sangat menikmati bermain bersama skuad dan staf PSG. Ia bahkan menyebut kepindahannya ke Paris sebagai keputusan terbaik dalam kariernya.

"Perasaan itu ada. Ini kedua kalinya saya menjadi juara Eropa. Bukan hanya kemenangan yang membuat saya senang, tetapi juga karena saya bermain bersama rekan-rekan setim, staf, dan manajemen seperti ini," kata Joao Neves.

"Datang ke sini adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat. Saya mencintai semuanya di sini. Kami pantas menang hari ini karena PSG adalah satu-satunya tim yang ingin bermain," tegas Neves.

Sumber: Mirror


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya