Tim asal Inggris, McLaren-Mercedes, melakukan tindakan yang dianggap tidak sopan kepada Meksiko. Insiden ini terjadi pada seri Formula 1 ke-18 di Grand Prix Amerika Serikat. Parahnya lagi, insiden ini terjadi setelah McLaren memecat pembalap asal Meksiko, Sergio Perez, setelah satu musim membela McLaren.
Kejadian yang membuat McLaren menelan malu itu adalah ketika mereka memasang bendera Meksiko di atas pit-stop mereka. Bendera ini tidak akan jadi masalah seandainya McLaren tidak menempelkan gambar berbentuk daun ganja ke bendera tersebut. Tidak mau menunggu lama, McLaren langsung membuat permintaan maaf kepada Pemerintah Meksiko.
Advertisement
"Kami sangat menyesali insiden ini, dan kejadian ini membuat kami sangat malu," ujar Pimpinan Tim McLaren, Marti Whitmarsh, seperti yang dikutip dari Metro.co.uk, Senin (18/11/2013).
Whitmarsh pun mencoba menjelaskan apabila bendera yang berkibar tersebut bukanlah produk resmi yang dikeluarkan oleh McLaren. Whithars mengatakan apabila bendera tersebut merupakan produk dari pihak ketiga yang tidak berhubungan langsung dengan McLaren.
Di musim ini Tim Konstruksi McLaren hanya bisa finis di peringkat kelima dengan 95 poin. Sementara di puncak klasemen dan tidak terkejar lagi dengan 513 poin dan tampil sebagai juara musim ini. Sementara pembalap mereka, Jenson Button dan Perez hanya bisa berada di peringkat kesembilan dan 12.(Ary)