[VIDEO] Pasca-Amuk Massa, Perusakan Sekolah Sukabumi Direka Ulang

Pada awalnya massa sejumlah 1.000 orang hanya berorasi dan melakukan aksi teatrikal menuntut tindakan pasca-tewasnya 4 siswa SMK Pertanian.

oleh Liputan6 diperbarui 17 Nov 2013, 18:28 WIB
Polisi masih mengejar aktor intelektual penyerangan dan perusakan SMK Lodaya dan puluhan rumah di Sukabumi, Jawa Barat. Sementara siang tadi, reka ulang kasus yang dipicu oleh tewasnya siswa SMK Pertanian itu digelar.

Reka ulang perusakan SMK Lodaya itu melibatkan 6 dari 7 tersangka. Menurut polisi, para tersangka bukan saja alumni SMK Pertanian, tetapi juga terdiri dari sejumlah preman.

Satu per satu tersangka menirukan adegan perusakan kaca-kaca dan berbagai fasilitas sekolah lainnya, seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Minggu (17/11/2013).

Akibat perusakan ini, seluruh ruang praktik komputer, praktik mesin, dan ruang praktik listrik, rusak parah. Sejumlah unit komputer juga tidak bisa digunakan lagi. Pasca-amuk massa, SMK lodaya kini dijaga ketat aparat dari Polsek Cibadak, Polres Sukabumi, dibantu Brimob Polda Jabar. Selain itu pengamanan juga dibantu TNI dari kesatuan Armed.

Tak cuma sekolah, puluhan rumah di sekitar SMK pun dirusak bahkan dijarah. Kaca rumah dipecah, jendela dan warung dirusak lalu dijarah. Tak berhenti sampai di situ, uang tunai, telepon genggam, dan isi rumah juga dijarah dan dirusak. Total 45 rumah kini rusak parah.

Amuk massa ini terjadi pada Sabtu 16 November kemarin. Pada awalnya massa yang diperkirakan berjumlah 1.000 orang itu hanya berorasi dan melakukan aksi teatrikal menuntut tindakan pasca-tewasnya 4 siswa SMK Pertanian. 4 Siswa itu tewas oleh serbuan siswa SMK Lodaya. (Ndy)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya