Prabowo Dukung Sikap Prancis soal Two State Solution untuk Palestina

Menurut Prabowo, tidak mungkin mencapai kata damai, bila tak ada solusi terbaik bagi Israel dan Palestina.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 28 Mei 2026, 22:35 WIB
Presiden Republik Indonedia, Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Youtube Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mendukung sikap Pemerintah Prancis yang tegas menyampaikan solusi dua negara atau two state solution untuk kemerdekaan Palestina.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato kenegaraan di Istana di Istana Elysee Paris.

“Saya juga sangat gembira bahwa Prancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara, kemerdekaan Palestina,” kata Prabowo seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (28/5/2026).

Menurut Prabowo, tidak mungkin mencapai kata damai, bila tak ada solusi terbaik bagi kedua negara. Maka dari itu, Presiden Prabowo tegas menyatakan hal itu di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Indonesia tetap berpandangan, tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegas Prabowo.

“Saya sependapat dengan Presiden Macron, bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global. Karena itu, perdamaian di kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan kita bersama,” imbuhnya menandasi.

 

Prabowo Puji Macron: Konsisten Pegang Prinsip di Tengah Situasi Dunia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengaku tersanjung dengan perlakuan Negara Prancis kepada dirinya dan jajaran delegasi saat lawatan kali ini.

“Tahun ini saja, saya sudah tiga kali ke Prancis. Dan tahun lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar, diundang bisa ikut dalam defile 14 Juli, Hari Kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang defile di eh, benua Eropa,”kata Prabowo saat berpidato di Istana Elysee Paris, Kamis (28/5/2026).

Prabowo mengamini pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, bahwa hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat yang terbaik selama ini.

Dia lalu memuji, sosok Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah pemimpin yang berkarakter dan selalu tegas dan berani dalam bersikap. Khususnya saat kondisi dunia sudah tidak seusai dengan aturan dan tata aturan yang semestinya.

“Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa, bahwa Presiden Macron, Republik Prancis, selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis,” seru Prabowo.

 

Presiden Macron Peluk Hangat Prabowo saat Tiba di Istana Elysee Paris

Presiden Republik Indonedia, Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Republik Indonedia, Prabowo Subianto, yang didampingi putranya, Ragowo Hediprasetyo alias Didit tiba di Istana Elysee Paris, Kamis (28/5). Kedatangan mereka disambut Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Briggitte Macron.

Usai Prabowo turun dari Mercedez putih, Macron pun langsung memberi pelukan hangat. Tampak mereka sangat akrab dan berjalan menujuk gerbang masuk istana.

Sebelum masuk untuk melangsungkan pertemuan bilateral, Prabowo dan Macron bersama para pendampingnya, berfoto dan menghadap ke arah media.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya