Jelang Final Liga Champions, Arsenal Dapat Warning dari Legenda MU: PSG Bisa Cetak 5 Gol!

Patrice Evra memperingatkan Arsenal jelang final Liga Champions 2025/2026 kontra PSG. The Gunners diminta jangan bermain bertahan.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 28 Mei 2026, 17:11 WIB
Gelandang Portugal Paris Saint-Germain bernomor punggung 17, Vitinha, dan rekan-rekan setimnya merayakan kemenangan tim mereka di akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea di stadion Parc des Princes di Paris pada 12 Maret 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal bersiap menghadapi laga terbesar mereka dalam dua dekade terakhir saat menantang PSG di final Liga Champions 2025/2026. Duel puncak di Budapest itu diprediksi berlangsung panas karena kedua tim sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi.

The Gunners melaju ke final dengan catatan impresif sepanjang kompetisi musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta bahkan belum tersentuh kekalahan dalam perjalanan menuju partai puncak Eropa tersebut.

Di sisi lain, PSG datang dengan status juara bertahan dan mengusung ambisi mempertahankan trofi Liga Champions. Klub asal Prancis itu juga diperkuat lini serang menakutkan yang dihuni Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Jelang pertandingan besar itu, legenda Manchester United Patrice Evra justru memberikan peringatan serius kepada Arsenal. Mantan bek Timnas Prancis tersebut menilai PSG bisa menghancurkan The Gunners jika mereka memilih bermain terlalu defensif.


Evra Minta Arsenal Jangan Main Bertahan

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

Patrice Evra menilai Arsenal harus berani tampil terbuka saat menghadapi PSG di final Liga Champions. Ia merasa strategi bertahan justru akan menjadi bumerang bagi tim asuhan Mikel Arteta.

Menurut Evra, kekuatan lini depan PSG saat ini terlalu berbahaya untuk hanya dihadapi dengan pendekatan parkir bus. Ia bahkan menilai klub asal Paris itu mampu kembali pesta gol seperti yang mereka lakukan pada final musim lalu.

Evra secara khusus menyoroti kualitas para pemain depan PSG yang sedang berada dalam performa terbaik. Kombinasi Dembele, Doue, dan Kvaratskhelia disebutnya bisa membuat pertahanan mana pun kesulitan sepanjang pertandingan.

"Saya pikir PSG mendominasi dunia sepak bola dan saya harap Arsenal akan bermain terbuka karena jika mereka bermain bertahan seperti dulu, PSG akan mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan kepada Inter di final," serunya pada Goal.

"Tapi tidak, jika PSG memiliki semua pemain ini, jika Ousmane Dembele dan semua pemain lainnya siap, mereka akan menghancurkan Arsenal. Tapi kita tidak pernah tahu."


Arsenal Sudah Menuntaskan Target Utamanya

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Meski Arsenal sukses mencapai final Liga Champions, Evra merasa tekanan kepada The Gunners tidak sebesar PSG. Ia menilai keberhasilan menjuarai Premier League sudah cukup membuat fans Arsenal puas musim ini.

Lanjut Baca:

Arsenal memang baru saja mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara liga Inggris. Pencapaian tersebut dianggap Evra sebagai target utama yang akhirnya berhasil dituntaskan oleh Arteta dan skuadnya. Karena itu, Evra percaya para pendukung Arsenal tidak akan terlalu kecewa apabila tim kesayangan mereka gagal membawa pulang trofi Liga Champions. Gelar Eropa disebutnya hanya akan menjadi bonus sempurna bagi musim luar biasa Arsenal. Mantan bek Manchester United itu pun menegaskan bahwa Arsenal sudah berhasil menorehkan pencapaian besar musim ini. Namun, ia mengakui trofi Liga Champions akan membuat musim mereka terasa jauh lebih spesial. "Saya pikir bahkan bagi para penggemar Arsenal, jujur saja, memenangkan Liga Champions akan menjadi bonus bagi mereka. Saya rasa mereka tidak akan menangis atau kecewa jika Arsenal tidak memenangkan Liga Champions ini karena mereka sudah menyelesaikan tugasnya, dan itu adalah Liga Inggris," cetusnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya